Khamenei Sebut Trump Bohong Inginkan Perdamaian: 'AS Beri Israel Bom 10 Ton, Dijatuhkan di Kepala Anak-anak Gaza'
Minggu, 18 Mei 2025 - 07:57 WIB
loading...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebut Presiden AS Donald Trump berbohong ketika mengatakan bahwa dia menginginkan perdamaian di kawasan Timur Tengah. Foto/Khamenei.ir
A
A
A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbohong ketika mengatakan bahwa dia menginginkan perdamaian di kawasan Timur Tengah selama kunjungannya ke beberapa negara Arab pekan lalu.
"Sebaliknya, Amerika Serikat menggunakan kekuatannya untuk memberikan bom seberat 10 ton kepada rezim Zionis (Israel) untuk dijatuhkan di kepala anak-anak Gaza," katanya pada Sabtu, seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (18/5/2025).
Trump mengatakan kepada wartawan di Air Force One setelah meninggalkan Uni Emirat Arab pada hari Jumat bahwa Iran harus bergerak cepat menanggapi proposal AS untuk program nuklirnya. "Atau sesuatu yang buruk akan terjadi," ujarnya.
Baca Juga: Trump Lebih Suka Deal dengan Musuh, AS Sedang Tinggalkan Israel?
Khamenei merespons sinis komentar Trump. "Pernyataannya bahkan tidak layak untuk ditanggapi," katanya. "Mereka adalah aib bagi pembicara dan rakyat Amerika."
"Tidak diragukan lagi, sumber korupsi, perang, dan konflik di wilayah ini adalah rezim Zionis—tumor kanker yang berbahaya dan mematikan yang harus dicabut; ia akan dicabut," katanya dalam sebuah acara di sebuah pusat keagamaan di Teheran.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Trump berbicara tentang perdamaian sambil secara bersamaan melontarkan ancaman.
"Sebaliknya, Amerika Serikat menggunakan kekuatannya untuk memberikan bom seberat 10 ton kepada rezim Zionis (Israel) untuk dijatuhkan di kepala anak-anak Gaza," katanya pada Sabtu, seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (18/5/2025).
Trump mengatakan kepada wartawan di Air Force One setelah meninggalkan Uni Emirat Arab pada hari Jumat bahwa Iran harus bergerak cepat menanggapi proposal AS untuk program nuklirnya. "Atau sesuatu yang buruk akan terjadi," ujarnya.
Baca Juga: Trump Lebih Suka Deal dengan Musuh, AS Sedang Tinggalkan Israel?
Khamenei merespons sinis komentar Trump. "Pernyataannya bahkan tidak layak untuk ditanggapi," katanya. "Mereka adalah aib bagi pembicara dan rakyat Amerika."
"Tidak diragukan lagi, sumber korupsi, perang, dan konflik di wilayah ini adalah rezim Zionis—tumor kanker yang berbahaya dan mematikan yang harus dicabut; ia akan dicabut," katanya dalam sebuah acara di sebuah pusat keagamaan di Teheran.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Trump berbicara tentang perdamaian sambil secara bersamaan melontarkan ancaman.
Lihat Juga :