Meski Mengklaim Menang, PM Pakistan Justru Mengeluh, Kenapa?

Sabtu, 17 Mei 2025 - 19:35 WIB
loading...
A A A
Sambil mengingatkan dunia bahwa angkatan bersenjata dan sipil Pakistan telah berada di garis depan dalam perang melawan teroris yang sedang berlangsung sejak lama, ia berkata, “Jika angkatan bersenjata kita tidak melawan mereka (teroris), mereka akan berkeliaran di banyak negara lain.”

Ia juga mengungkap rincian pertemuan larut malamnya dengan para kepala angkatan bersenjata pada 9 Mei ketika India menyerang tiga pangkalan udara Pakistan. “Setelah serangan India, Kepala Angkatan Darat kami Jenderal Syed Asim Munir meminta izin untuk membalas. Suaranya penuh komitmen, keberanian, dan patriotisme. Kemudian, Anda melihat bagaimana pangkalan udara India di Pathankot, Udhampur, dan banyak tempat lainnya diserang,” tambahnya.

Keesokan paginya Jenderal Asim Munir meneleponnya untuk memberi tahu bahwa Pakistan telah memberikan tanggapan yang pantas kepada India dan bahwa India sedang mengupayakan gencatan senjata, kata PM Shehbaz, seraya menambahkan bahwa Jenderal Asim Munir bertanya kepadanya apakah militer Pakistan harus menerima tuntutan India untuk gencatan senjata.

PM juga mengatakan bahwa ia kemudian diberi tahu melalui bukti-bukti bahwa Pakistan telah menembak jatuh enam pesawat India, termasuk tiga jet Rafale terbaru.

“Tindakan Angkatan Udara kita dengan teknologi dalam negeri dan pesawat serta gawai buatan China memberikan pukulan telak bagi India sehingga seluruh dunia tercengang melihat bagaimana Pakistan bisa mencapai teknologi tersebut secara diam-diam. Tindakan kita melemahkan semangat musuh dan meningkatkan kepercayaan diri teman-teman kita,” imbuhnya.

Merayakan kemenangan tersebut, Youm-i-Tashakur (Hari Pengucapan Syukur) diawali dengan penghormatan senjata sebanyak 31 kali setelah Subuh di ibu kota federal dan penghormatan senjata sebanyak 21 kali di ibu kota provinsi, diikuti dengan pengibaran bendera nasional di Rumah PM, penyelenggaraan rapat umum dan upacara di semua kota besar.

Pada kesempatan tersebut, PM dalam pesannya menyoroti bahwa India yang bertindak pengecut menyerang Pakistan pada malam antara tanggal 6 dan 7 Mei, yang mengakibatkan tewasnya warga sipil yang tidak bersalah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Berita Terkini
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved