Meski Mengklaim Menang, PM Pakistan Justru Mengeluh, Kenapa?

Sabtu, 17 Mei 2025 - 19:35 WIB
loading...
Meski Mengklaim Menang,...
Meski m engklaim menang, PM Pakistan justru mengeluh. Foto/AI
A A A
ISLAMABAD - Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menawarkan India untuk berdialog secara komprehensif guna menyelesaikan berbagai isu kontroversial termasuk Kashmir dan bersama-sama memerangi terorisme.

Dia mengingatkan New Delhi bahwa negara-negara tetangga telah berperang tiga kali di masa lalu dan tidak memperoleh apa pun kecuali kesengsaraan rakyat.

“Setelah menyelesaikan sengketa seperti Kashmir dan distribusi air, kita dapat berbicara tentang perdagangan dan penanggulangan terorisme karena Pakistan adalah negara yang paling parah terkena dampak terorisme yang telah menewaskan 90.000 orang dan menyebabkan kerugian ekonomi lebih dari USD150 miliar,” kata PM Shehbaz saat memberikan pidato, dilansir Dawn.

Upacara tersebut, yang menandai Youm-i-Tashakur (Hari Thanksgiving), diadakan di Monumen Pakistan dan dihadiri oleh PM Shehbaz, Ketua Komite Kepala Staf Gabungan (JCSC) Jenderal Sahir Mirza, Kepala Staf Angkatan Darat (COAS) Jenderal Syed Asif Munir, Marsekal Udara Marsekal Udara Zaheer Ahmed Babar, Kepala Angkatan Laut Laksamana Naveed Ashraf, anggota kabinet federal, diplomat, keluarga para martir, tokoh olahraga, dan selebritas dunia hiburan, saat negara merayakan kemenangan Pakistan dalam bentrokan baru-baru ini dengan India.

Dalam pidatonya di upacara tersebut, PM Shehbaz berkata, “Kami telah memenangkan perang tetapi kami menginginkan perdamaian. Kami telah memberi pelajaran kepada musuh kami tetapi kami mengutuk agresi. Kami ingin bagian dunia ini menjadi sejahtera dan progresif seperti bagian lain melalui kerja keras, upaya yang tak kenal lelah, dan hidup sebagai tetangga yang cinta damai.”

Ia mengatakan perang antara dua kekuatan nuklir (Pakistan dan India) dapat membahayakan nyawa lebih dari 1,6 miliar orang yang tinggal di Subbenua tersebut. “Jika terjadi pertikaian nuklir, siapa yang akan hidup untuk menceritakan apa yang terjadi,” katanya.

Baca Juga: Trump Jadi Tamu Istimewa di UEA, Disambut Tarian Perempuan yang Mengayunkan Rambut Panjangnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Spanyol Selidiki Kepala...
Spanyol Selidiki Kepala Staf Militer Israel terkait Penangkapan Aktivis Global Flotilla
Rekomendasi
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved