Zelensky Akui Ukraina Tak Akan Bertahan Jika Perang Berlanjut 10 Tahun Lagi
Jum'at, 16 Mei 2025 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
Zelensky, yang sebelumnya mengesampingkan negosiasi apa pun dengan Moskow, menyambut baik usulan perundingan di Istanbul dan secara pribadi telah melakukan perjalanan ke Turki untuk kemungkinan mengambil bagian dalam pertemuan tersebut.
Menjelang perundingan, dia mengakui kepada Liberation bahwa warga Ukraina sudah mulai lelah dengan perang tersebut dan bahwa perundingan untuk mengakhiri pertempuran telah memberi harapan kepada masyarakatnya.
Ketika ditanya apakah dia sebaiknya mempersiapkan warganya untuk perang sepuluh tahun lagi, Zelensky menekankan bahwa Ukraina tidak akan bertahan jika perang berlangsung selama satu dekade lagi.
"Saya melihat moral penduduk, apa yang diinginkan masyarakat. Saya melihat ekonomi kami...Itu merugikan semua orang," kata Zelensky. "Faktanya, perang ini tidak akan berlangsung lama," prediksinya.
Pada saat yang sama, pemimpin Ukraina telah mengabaikan delegasi yang dikirim Rusia ke perundingan sebagai "alat peraga", dan bersikeras untuk bertemu langsung dengan Putin.
Moskow telah mengecam posisi Zelensky, dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyebut Zelensky sebagai "orang yang menyedihkan."
Menjelang perundingan, dia mengakui kepada Liberation bahwa warga Ukraina sudah mulai lelah dengan perang tersebut dan bahwa perundingan untuk mengakhiri pertempuran telah memberi harapan kepada masyarakatnya.
Ketika ditanya apakah dia sebaiknya mempersiapkan warganya untuk perang sepuluh tahun lagi, Zelensky menekankan bahwa Ukraina tidak akan bertahan jika perang berlangsung selama satu dekade lagi.
"Saya melihat moral penduduk, apa yang diinginkan masyarakat. Saya melihat ekonomi kami...Itu merugikan semua orang," kata Zelensky. "Faktanya, perang ini tidak akan berlangsung lama," prediksinya.
Pada saat yang sama, pemimpin Ukraina telah mengabaikan delegasi yang dikirim Rusia ke perundingan sebagai "alat peraga", dan bersikeras untuk bertemu langsung dengan Putin.
Moskow telah mengecam posisi Zelensky, dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyebut Zelensky sebagai "orang yang menyedihkan."
Lihat Juga :