India dan Pakistan Saling Usir Diplomat, Dituding Jadi Mata-mata

Kamis, 15 Mei 2025 - 15:45 WIB
loading...
India dan Pakistan Saling...
Petugas keamanan di luar Komisi Tinggi Pakistan di New Delhi pada 7 Mei 2025. Foto/PTI
A A A
ISLAMABAD - India dan Pakistan masing-masing mengusir diplomat dari komisi tinggi masing-masing pada hari Selasa (12/5/2025), menuduh mereka melakukan spionase.

Tindakan tersebut semakin memperkeruh hubungan di tengah ketegangan perbatasan.

New Delhi pertama kali memerintahkan pengusiran seorang diplomat Pakistan, dengan alasan "kegiatan di luar peran resminya" dan menunjukkan pejabat yang tidak disebutkan namanya itu terlibat dalam spionase.

India juga mengeluarkan protes resmi kepada kuasa usaha Pakistan di New Delhi mengenai tindakan pejabat tersebut, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri India.

Pakistan menanggapi dengan meminta seorang diplomat India yang tidak disebutkan namanya di Islamabad untuk meninggalkan negara itu, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan.

"Pemerintah Pakistan telah menyatakan seorang anggota staf Komisi Tinggi India, Islamabad, sebagai persona non grata karena terlibat dalam kegiatan yang tidak sesuai dengan status istimewanya," ujar kementerian India tersebut pada hari Selasa.

Islamabad juga mengikuti jejak Delhi dengan tindakannya sendiri.

Langkah-langkah tersebut diambil beberapa hari setelah jeda militer diumumkan antara kedua negara tetangga Asia Selatan itu, menyusul perang singkat.

Hal itu juga menyusul penurunan hubungan diplomatik, yang diumumkan kedua negara bulan lalu setelah serangan teroris pada 22 April di Wilayah Persatuan India, Jammu dan Kashmir, yang menewaskan 26 warga sipil.

Segera setelah serangan itu, New Delhi menerapkan langkah-langkah signifikan untuk mengurangi hubungan diplomatik dan perdagangannya dengan Islamabad, yang memengaruhi misi diplomatik dan layanan visa bagi warga negara Pakistan.

India juga menangguhkan Perjanjian Perairan Indus, yang memungkinkan kedua negara berbagi perairan di sistem Sungai Indus.

Laporan media India mengatakan pengusiran diplomat Pakistan itu terkait dengan kebocoran informasi sensitif dan foto-foto wilayah kantonmen Angkatan Darat India dan pangkalan udara ke badan intelijen Pakistan.

Pada hari Minggu, polisi di negara bagian Punjab, India, menangkap dua orang karena diduga membocorkan informasi rahasia Angkatan Darat India kepada seorang pengurus Pakistan, India Today melaporkan.

Pengusiran diplomat terbaru itu berarti jumlah staf di misi diplomatik kedua negara telah berkurang menjadi 29 orang.

Baca juga: Dari Rafah ke Ashdod, Ini Video Terbaru Perlawanan Palestina Hadapi Pasukan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved