Diego Garcia yang Berjarak 2.877 Km dari Indonesia Jadi Pangkalan Pesawat Pengebom AS

Selasa, 13 Mei 2025 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Untuk membangun pangkalan militer di Diego Garcia, Inggris secara paksa memindahkan sekitar 1.500 penduduk pulau tanpa kompensasi ke daerah kumuh di Mauritius dan Seychelles.

Pada tahun 1966, Washington dan London menandatangani kesepakatan rahasia: AS memperoleh sewa pangkalan selama 50 tahun dengan hak perpanjangan selama 20 tahun, sementara sebagai imbalannya Inggris memperoleh rudal balistik Amerika yang lebih murah.

Baca Juga: Konflik India Pakistan Diciptakan Menjadi Perang Abadi

2. Dijadikan Pangkalan Udara untuk Operasi Tempur di Timur Tengah

Melansir Middle East Eye, selama bertahun-tahun, Diego Garcia telah menjadi penting bagi proyeksi kekuatan AS di Timur Tengah dan Indo-Pasifik yang lebih luas sebagai pangkalan yang tepat dalam waktu singkat.

Pada akhir tahun 1990-an, misalnya, AS ingin melakukan serangan bom sporadis terhadap Irak, yang saat itu berada di bawah Saddam Hussein.

Arab Saudi, yang terletak di seberang Teluk Persia, menunda-nunda untuk mengizinkan AS meluncurkan pesawat tempur dari lapangan udaranya - jadi para ahli strategi militer AS menyusun rencana untuk menerbangkan pesawat pengebom B-52 dari Diego Garcia sebagai gantinya.

Pesawat pengebom Amerika terbang langsung dari Diego Garcia untuk menyerang target di Irak dan Afghanistan selama "Perang Melawan Teror", ketika Diego Garcia digunakan untuk mengisi bahan bakar.

Negara-negara Teluk, hingga baru-baru ini, memberlakukan pembatasan ketat terhadap AS yang menggunakan pangkalan udara mereka untuk menyerang Houthi di Yaman, kata seorang pejabat pertahanan AS kepada MEE.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved