Diego Garcia yang Berjarak 2.877 Km dari Indonesia Jadi Pangkalan Pesawat Pengebom AS

Selasa, 13 Mei 2025 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Dan sementara pemerintahan Trump telah diizinkan untuk menggunakan lapangan udara di Timur Tengah untuk serangan terbarunya terhadap Houthi, mengizinkan pesawat pengebom Amerika terbang dari negara-negara Teluk melawan Iran akan jauh lebih berisiko bagi raja-raja di kawasan itu.

Diego Garcia menjadi berita utama akhir tahun lalu setelah London setuju untuk mengembalikan Kepulauan Chagos ke Mauritius, berdasarkan perjanjian yang memberi Inggris sewa awal selama 99 tahun atas pulau itu. Pada bulan Februari, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa ia akan mendukung kesepakatan itu, tetapi kesepakatan itu telah menuai kritik dari kaum konservatif AS dan belum ditandatangani.

3. Pangkalan Udara untuk Menekan Iran

Penumpukan pesawat pengebom B-2 terjadi saat AS dan Teheran sama-sama terlibat dalam unjuk kekuatan menjelang potensi perundingan nuklir. AS telah melancarkan serangan terhadap Houthi di Yaman, yang bersekutu dengan Iran, dalam apa yang oleh banyak analis dianggap sebagai sinyal bagi Iran.

Pesawat B-2 mampu membawa Massive Ordnance Penetrators seberat 30.000 pon, yang lebih dikenal sebagai bom "penghancur bunker", yang diperlukan untuk menembus situs nuklir Iran jauh di bawah tanah.

Bermarkas di Diego Garcia membuat pesawat pengebom tersebut berada dalam jarak 4.000 km dari target Houthi dan 5.300 km dari Iran - jauh di dalam jangkauan pengisian bahan bakar mereka sekitar 11.000 km.

Berbicara kepada wartawan pada hari Jumat, Trump berkata, "Preferensi terbesar saya - dan saya tidak mengatakan ini karena kekuatan atau kelemahan - preferensi terbesar saya adalah, kita menyelesaikannya dengan Iran. Tetapi jika kita tidak menyelesaikannya, hal-hal buruk akan terjadi pada Iran."

Komentar Trump muncul sehari setelah menteri luar negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan Teheran telah menanggapi melalui perantara Oman atas surat dari Trump yang menyerukan perundingan nuklir. Araghchi mengatakan pembicaraan tidak langsung dengan AS akan terus berlanjut, tetapi Iran "bersikap tegas untuk tidak terlibat dalam negosiasi langsung di bawah tekanan dan ancaman militer yang maksimal".

Axios sebelumnya melaporkan bahwa surat Trump pada bulan Maret menetapkan jeda waktu dua bulan untuk pembicaraan atau memperingatkan tindakan militer.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved