Gencatan Senjata India dan Pakistan Sangat Rapuh, Trump Tawarkan Bantuan

Minggu, 11 Mei 2025 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Menjelang fajar, pertempuran dan ledakan yang dilaporkan semalam telah mereda di kedua sisi perbatasan, menurut saksi Reuters.

Listrik telah pulih di sebagian besar wilayah di sepanjang kota perbatasan India setelah pemadaman listrik pada malam sebelumnya.

Trump memuji para pemimpin kedua negara karena sepakat untuk menghentikan agresi.

"Meskipun belum dibahas, saya akan meningkatkan perdagangan, secara substansial, dengan kedua negara besar ini. Selain itu, saya akan bekerja sama dengan Anda berdua untuk melihat apakah... solusi dapat dicapai terkait Kashmir," kata Trump dalam sebuah posting di Truth Social.

Di kota perbatasan Amritsar, tempat Kuil Emas yang diagungkan oleh kaum Sikh berada, sirene dibunyikan pada pagi hari untuk memulai kembali aktivitas normal, membawa rasa lega dan orang-orang terlihat di jalan.

Pertempuran dimulai pada hari Rabu, dua minggu setelah 26 orang tewas dalam serangan yang menargetkan umat Hindu di Pahalgam di Kashmir India.

“Sejak teroris menyerang orang-orang di Pahalgam, kami menutup toko-toko kami sangat awal dan ada ketidakpastian. Saya senang bahwa setidaknya tidak akan ada pertumpahan darah di kedua belah pihak,” Satvir Singh Alhuwalia, 48, seorang pemilik toko di Amritsar mengatakan kepada Reuters.

Pejabat di Pakistan mengatakan ada beberapa penembakan di Bhimber di Kashmir Pakistan semalam tetapi tidak di tempat lain, dan tidak ada korban jiwa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved