Profesor Indonesia Raih Penghargaan Dosen Terbaik dari Universitas Jerman
Senin, 07 September 2020 - 13:22 WIB
loading...
Hendro Wicaksono, Profesor asal Indonesia menerima penghargaan Teacher of the Year, dari Universitas Jacobs, Bremen, Jerman. Foto/KBRI Berlin
A
A
A
BERLIN - Hendro Wicaksono, profesor asal Indonesia menerima penghargaan Teacher of the Year, dari Universitas Jacobs, Bremen, Jerman. Penghargaan tahunan ini diberikan oleh kampus ini kepada dosen yang memiliki prestasi luar biasa dalam proses pembelajaran.
Khusus dalam masa pandemic Covid-19, penilaian terhadap dosen juga dilakukan atas proses pembelajaran daring yang dilakukan. Dalam sertifikat yang diterbitkan pada 1 September 2020 ini disebutkan bahwa Hendro dinilai berhasil menjadikan metode pembelajaran daring yang secara intrinsik memuaskan dan menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa.
Menurut keterangan Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Berlin yang diterima Sindonews pada Senin (7/9/2020), Hendro juga dinilai berhasil memberikan perkuliahan secara persuasif dan mendorong antusiasme tinggi para mahasiswa khususnya pada masa pembelajaran secara virtual. ( Baca juga: Rektor Unhas Jadi Komisaris Independen PT Vale )
Hendro menyebutkan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini, transformasi digital berjalan semakin cepat. Materi pembelajaran di internet pada dasarnya sangat mudah diakses oleh mahasiswa, baik dari sumber gratis maupun berbayar.
“Kita dengan mudah dapat mempelajari konsep-konsep dan teknologi baru lewat internet. Bahkan dengan konsep gamification dan virtual reality, kita dapat berinteraksi dengan materi pembelajaran dengan fun. Tanpa ada pertemuan tatap muka dengan dosen, sepertinya semua ilmu yang dibutuhkan bisa kita dapat," ujar Hendro.
Khusus dalam masa pandemic Covid-19, penilaian terhadap dosen juga dilakukan atas proses pembelajaran daring yang dilakukan. Dalam sertifikat yang diterbitkan pada 1 September 2020 ini disebutkan bahwa Hendro dinilai berhasil menjadikan metode pembelajaran daring yang secara intrinsik memuaskan dan menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa.
Menurut keterangan Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Berlin yang diterima Sindonews pada Senin (7/9/2020), Hendro juga dinilai berhasil memberikan perkuliahan secara persuasif dan mendorong antusiasme tinggi para mahasiswa khususnya pada masa pembelajaran secara virtual. ( Baca juga: Rektor Unhas Jadi Komisaris Independen PT Vale )
Hendro menyebutkan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini, transformasi digital berjalan semakin cepat. Materi pembelajaran di internet pada dasarnya sangat mudah diakses oleh mahasiswa, baik dari sumber gratis maupun berbayar.
“Kita dengan mudah dapat mempelajari konsep-konsep dan teknologi baru lewat internet. Bahkan dengan konsep gamification dan virtual reality, kita dapat berinteraksi dengan materi pembelajaran dengan fun. Tanpa ada pertemuan tatap muka dengan dosen, sepertinya semua ilmu yang dibutuhkan bisa kita dapat," ujar Hendro.
Lihat Juga :