Yordania Raup Untung hingga Rp6,6 Miliar Per Bantuan Udara untuk Gaza

Jum'at, 09 Mei 2025 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Menurut sumber MEE, kerajaan tersebut baru-baru ini memperoleh 200 truk bantuan baru melalui hibah asing dan sedang membangun depot penyimpanan yang lebih besar yang didukung PBB untuk mengantisipasi peningkatan pengiriman berdasarkan pengaturan internasional baru.

Middle East Eye meminta komentar dari Kementerian Luar Negeri Yordania, angkatan bersenjata, dan JHCO, tetapi tidak mendapat tanggapan hingga saat berita ini diterbitkan.

Bantuan Tidak Mencukupi


Sejak pecahnya perang Israel di Gaza, para pemimpin Yordania harus menghadapi sentimen anti-Israel yang berkembang di dalam negeri sambil mempertahankan hubungan strategis mereka dengan negara tersebut.

Yordania memiliki populasi besar yang merupakan keturunan pengungsi Palestina yang dipaksa meninggalkan Palestina setelah pengusiran massal pada tahun 1948, yang dikenal luas sebagai Nakba.

Pada bulan-bulan awal perang, demonstrasi massa untuk mendukung Gaza dan faksi-faksi Palestina, khususnya Hamas, merupakan kejadian rutin di seluruh Yordania.

Di bawah tekanan domestik yang meningkat, militer Yordania mulai mengirimkan bantuan melalui udara ke Gaza sekitar sebulan setelah perang dimulai dan Israel memberlakukan pengepungan penuh.

Sejak itu, Yordania telah melakukan sekitar 400 operasi pengiriman bantuan melalui udara, beberapa di antaranya dikoordinasikan dengan negara lain, menurut militer.

Raja Abdullah II sendiri mengambil bagian dalam setidaknya satu misi, yang semuanya telah diatur sebelumnya dengan militer Israel.

Pengiriman bantuan melalui udara tersebut telah menghadapi kritik luas, termasuk dari penduduk Gaza dan pekerja kemanusiaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Israel akan Caplok Sebagian...
Israel akan Caplok Sebagian Wilayah Gaza hingga Tawanan Dibebaskan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved