Yordania Raup Untung hingga Rp6,6 Miliar Per Bantuan Udara untuk Gaza

Jum'at, 09 Mei 2025 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Mereka berpendapat pengiriman bantuan lewat udara, yang dalam beberapa kasus telah menewaskan atau melukai warga Palestina, tidak aman, tidak memadai, dan tidak perlu, terutama ketika penyeberangan darat tetap menjadi rute yang lebih layak untuk pengiriman bantuan.

Pejabat Yordania juga mengklaim telah mengirim 140 konvoi bantuan melalui darat sejak perang dimulai, masing-masing membawa beberapa truk berisi bantuan.

Ini juga tunduk pada persetujuan dan koordinasi Israel sebelum mencapai daerah kantong yang dikepung.

Menurut pejabat Palestina di Jalur Gaza, 500 truk perbekalan dibutuhkan setiap hari dalam kondisi sebelum perang, kebutuhan yang belum terpenuhi sejak serangan Israel dimulai 19 bulan lalu.

Pada 9 Oktober 2023, dua hari setelah serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel, mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant, yang sekarang dicari Pengadilan Kriminal Internasional atas tuduhan kejahatan perang, menyatakan "pengepungan total" di Gaza.

Meskipun bantuan dan barang komersial terbatas pada saat-saat tertentu, pengepungan sebagian besar tetap berjalan.

Pada 2 Maret, Israel memberlakukan kembali blokade total. Dalam dua bulan terakhir, tidak ada bantuan atau barang yang masuk ke Gaza, sehingga daerah kantong itu mengalami apa yang oleh beberapa lembaga bantuan disebut sebagai “tingkat kelaparan yang sangat parah”.

Baca juga: Apakah Israel Mendukung India dalam Perang Melawan Pakistan?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved