Profil Paus Leo XIV, Penerus Paus Fransiskus dari Amerika Serikat

Jum'at, 09 Mei 2025 - 17:30 WIB
loading...
Profil Paus Leo XIV,...
Paus Leo XIV muncul di balkon Vatikan untuk menyambut umat Katolik. Foto/anadolu
A A A
VATIKAN - Profil Paus Leo XIV menjadi perhatian banyak orang, terutama bagi umat Katolik. Ia baru saja terpilih sebagai Paus ke-267 menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada April 2025.

Pada Kamis (8/5/2025), Gereja Katolik menyambut pemimpin baru, Paus Leo XIV. Punya nama asli Robert Francis Prevost, ia menjadi Paus pertama dari Amerika Serikat.

Lebih jauh, seperti apa sebenarnya sosok Paus Leo XIV ini? Berikut ulasan profilnya yang bisa disimak.

Profil Paus Leo XIV


Paus Leo XIV terpilih sebagai Paus ke-267. Ia menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada April 2025 lalu sekaligus mencatat sejarah sebagai Paus pertama dari Amerika Serikat.

Melansir Vatican News, Paus XIV memiliki nama lengkap Robert Francis Prevost. Ia lahir pada 14 September 1955 di Chicago, Illinois, Amerika Serikat (AS).

Pada latar belakangnya, Paus Leo XIV diketahui berasal dari keluarga dengan darah campuran Prancis, Italia, dan Spanyol. Ayahnya bernama Louis Marius Prevost, sedangkan ibunya adalah Mildred Martínez.

Sejak kecil, Robert sudah dibesarkan dalam lingkungan Katolik yang kuat di Chicago. Ia kemudian menamatkan pendidikan awal di Seminari Menengah Para Bapa Augustinian (Minor Seminary of the Augustinian Fathers).

Beranjak dari situ, ia melanjutkan studi di Universitas Villanova, Pennsylvania. Pada 1977, Robert lulus dan meraih gelar Sarjana Matematika.

Pada September 1977, Robert memasuki novisiat Ordo Santo Agustinus (O.S.A.) di Saint Louis. Ia kemudian mengucapkan kaul khidmat pada 29 Agustus 1981 yang menegaskan komitmen seumur hidup.

Saat usianya menyentuh 27 tahun, Robert dikirim ke Roma untuk mempelajari Hukum Kanon di Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas (Angelicum).

Pada 19 Juni 1982, Robert ditahbiskan sebagai imam di Kolese Agustinian Santa Monica, Roma. Beberapa waktu berlalu, ia kemudian meraih lisensiat sebelum diutus ke misi Augustinian di Chulucanas, Peru pada 1985-1986.

Karier Gerejawi Paus Leo XIV


-1985-1998: Bekerja untuk misi Ordo Augustinian di Peru, lalu mengajar hukum kanon di seminarie Augustinian di Trujillo dan menjabat sebagai prefek.

-1998-2002: Pulang ke Amerika Serikat sebagai provinsial Ordo Augustinian di Chicago.

-2002-2014: Menjadi prior Ordo Augustinian.

-2014: Ditunjuk sebagai administrator apostolik Keuskupan Chiclayo, Peru, lalu ditahbiskan sebagai uskup pada tahun yang sama.

-2023: Diangkat sebagai Kardinal dan Prefek Dikasteri untuk Para Uskup oleh Paus Fransiskus

-8 Mei 2025: Terpilih sebagai Paus Leo XIV dalam konklaf setelah wafatnya Paus Fransiskus.

Alasan Memilih Nama Leo XIV


Setelah terpilih menggantikan Paus Fransiskus, Robert memakai nama Leo XIV. Nama itu katanya terinspirasi dari Paus Leo XIII (1878-1903).

Robert ingin mengangkat lagi semangat reformasi sosial yang pernah digaungkan oleh Paus Leo XIII pada abad ke-19.

Ia dengan nama itu juga hendak menegaskan komitmennya pada ajaran sosial Gereja dan pembaruan pastoral.

Meski berasal dari Amerika Serikat, Paus Leo XIV memiliki kedekatan budaya dengan Amerika Latin. Hal ini kemungkinan berkat pengalamannya di Peru yang membentuk pandangannya tentang Gereja yang universal.

Demikian ulasan mengenai profil Paus Leo XIV yang menjadi perhatian banyak orang.

Baca juga: Apakah Israel Mendukung India dalam Perang Melawan Pakistan?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved