Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir
Jum'at, 09 Mei 2025 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Tembakan rudal balistik itu juga telah dikonfirmasi militer Korea Selatan yang memantau pergerakan misil tersebut kemarin.
Tak hanya menembakkan rudal, manuver militer Korea Utara juga mencakup inspeksi sistem "pemicu nuklir", yang dirancang untuk mengelola dan mengendalikan persenjataan penangkal negara dan memastikan pengerahan cepat jika diperlukan.
"Tujuan latihan tercapai, dan keandalan sistem komando dan mobilisasi yang mampu bereaksi cepat terhadap krisis nuklir apa pun telah diverifikasi," tulis KCNA dalam laporannya.
Kim Jong-un menekankan pentingnya menjaga kesiapan tempur pasukan nuklir negaranya, dengan menyoroti perlunya meningkatkan kemampuan serangan presisi jarak jauh dan efisiensi senjata secara keseluruhan.
Bulan lalu, pemimpin Korea Utara itu menyerukan upaya yang dipercepat untuk mempersenjatai Angkatan Laut negara itu dengan senjata nuklir saat menghadiri uji coba sistem persenjataan di atas kapal perusak multimisi Choe Hyon.
Setelah menyaksikan demonstrasi tersebut, dia dilaporkan mencatat bahwa daya tembak kapal perang itu masih bergantung pada persenjataan konvensional.
Tak hanya menembakkan rudal, manuver militer Korea Utara juga mencakup inspeksi sistem "pemicu nuklir", yang dirancang untuk mengelola dan mengendalikan persenjataan penangkal negara dan memastikan pengerahan cepat jika diperlukan.
"Tujuan latihan tercapai, dan keandalan sistem komando dan mobilisasi yang mampu bereaksi cepat terhadap krisis nuklir apa pun telah diverifikasi," tulis KCNA dalam laporannya.
Kim Jong-un menekankan pentingnya menjaga kesiapan tempur pasukan nuklir negaranya, dengan menyoroti perlunya meningkatkan kemampuan serangan presisi jarak jauh dan efisiensi senjata secara keseluruhan.
Bulan lalu, pemimpin Korea Utara itu menyerukan upaya yang dipercepat untuk mempersenjatai Angkatan Laut negara itu dengan senjata nuklir saat menghadiri uji coba sistem persenjataan di atas kapal perusak multimisi Choe Hyon.
Setelah menyaksikan demonstrasi tersebut, dia dilaporkan mencatat bahwa daya tembak kapal perang itu masih bergantung pada persenjataan konvensional.
Lihat Juga :