9 Fakta Unik Paus Leo XIV yang Bikin Dunia Terbelalak

Jum'at, 09 Mei 2025 - 06:57 WIB
loading...
9 Fakta Unik Paus Leo...
Robert Francis Prevost terpilih sebagai Paus baru dengan nama Paus Leo XIV. Ada 9 fakta unik tentang pemimpin baru Gereja Katolik ini. Foto/Vatican News
A A A
VATIKAN - Ketika asap putih mengepul dari Kapel Sistina pada Kamis (8/5/2025), dunia menyambut pemimpin baru Gereja Katolik: Paus Leo XIV.

Tapi siapa sangka, pria kelahiran Chicago ini bukan hanya mencetak sejarah, tapi juga menyimpan segudang fakta unik yang membuatnya begitu menarik—baik bagi umat Katolik maupun publik dunia.

Baca Juga: Breaking News! Robert Prevost Terpilih sebagai Paus Baru

9 Fakta Unik Tentang Paus Leo XIV


1. Paus Pertama dari Amerika Serikat


Paus Leo XIV, yang lahir dengan nama Robert Francis Prevost, adalah Paus pertama dalam sejarah Gereja Katolik yang berasal dari Amerika Serikat. Dia bukan hanya membawa aksen Amerika ke Vatikan, tapi juga semangat pastoral yang sangat khas dari dunia baru.

2. Punya Dua Kewarganegaraan


Meski lahir di Chicago, Paus Leo XIV memiliki kewarganegaraan ganda: Amerika Serikat dan Peru.

Ini bukan tanpa alasan—beliau menghabiskan lebih dari 20 tahun hidupnya sebagai imam dan uskup di wilayah miskin Chiclayo, Peru. Dia lebih fasih berkhotbah dalam bahasa Spanyol ketimbang Latin.

3. Paus Ordo Augustinian Pertama


Paus Leo XIV adalah anggota Ordo Santo Agustinus (OSA), menjadikannya Paus pertama dari ordo tersebut.

Pilihannya menandakan semangat kembali pada refleksi spiritual dan pelayanan yang membumi, sesuai dengan semangat Santo Agustinus.

4. Terpilih dalam Konklaf Kilat


Proses pemilihannya sebagai Paus hanya memakan empat putaran pemungutan suara—termasuk cepat dalam sejarah modern konklaf.

Ini menunjukkan dukungan kuat dari para kardinal atas sosok moderat dan penuh welas asih ini.

5. Nama Leo XIV: Penghormatan terhadap Pejuang Sosial


Dia memilih nama “Leo” sebagai penghormatan kepada Paus Leo XIII, yang dikenal lewat ensiklik Rerum Novarum (1891) tentang hak-hak buruh dan keadilan sosial.

Jadi, jangan heran jika Leo XIV melanjutkan agenda pro-rakyat dari Paus Fransiskus.

6. Punya Gaya "Low Profile" yang Menyejukkan


Meski kini memimpin 1,3 miliar umat Katolik, gaya hidup Leo XIV tetap sederhana dan membumi.

Dia dikenal gemar jalan kaki tanpa pengawalan saat masih menjabat di Peru, dan punya kebiasaan minum kopi bersama warga paroki usai misa pagi.

7. Kritikus Kekerasan Senjata dan Pendukung Pengungsi


Sebelum menjadi Paus, Prevost secara vokal mengkritik kekerasan bersenjata di AS dan menyuarakan dukungan terhadap pengungsi.

Visi ini diperkirakan akan membentuk arah pastoral global Gereja Katolik di bawah kepemimpinannya.

8. Pendekatannya Disebut “Kasih Tanpa Syarat”


Banyak umat menggambarkan gaya pastoralnya sebagai “pelukan Gereja yang hangat bagi semua orang”, termasuk mereka yang pernah merasa tersisih: imigran, kaum miskin, atau umat Katolik non-praktikan.

9. Simbol Era Baru: Vatikan yang Lebih Global


Pemilihannya mencerminkan arah baru Vatikan yang lebih global, multikultural, dan terbuka.

Dia menjadi simbol bahwa Gereja Katolik bukan hanya milik Eropa atau Amerika Latin, tapi benar-benar Gereja universal.

Paus Leo XIV bukan hanya pewaris jubah putih, tapi juga pewaris semangat perubahan.

Dengan latar belakang yang unik, pengalaman lintas budaya, dan hati yang dekat dengan umat kecil, beliau membawa angin segar yang mengalir dari pinggiran kota Chicago hingga lorong-lorong Vatikan.

Akankah Leo XIV menjadi "Paus Rakyat" jilid dua setelah Paus Fransiskus? Dunia menanti, dengan harapan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved