Profil Robert Prevost, Paus Pertama dari Amerika Serikat
Jum'at, 09 Mei 2025 - 01:16 WIB
loading...
A
A
A
Kepemimpinan dalam Ordo Agustinus
Pada 1998, Prevost terpilih sebagai provinsial Ordo Agustinus di Chicago. Tiga tahun kemudian, ia diangkat sebagai Prior Jenderal Ordo Agustinus, posisi tertinggi dalam ordo tersebut, dan menjabat selama dua periode hingga 2013.
Selama masa kepemimpinannya, ia fokus pada reformasi internal dan memperkuat misi ordo di berbagai belahan dunia.
Pelayanan Episkopal dan Peran di Vatikan
Pada 3 November 2014, Paus Fransiskus menunjuk Prevost sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Chiclayo di Peru dan Uskup Tituler Sufar.
Ia ditahbiskan sebagai uskup pada 12 Desember 2014 dan secara resmi diangkat sebagai Uskup Chiclayo pada 26 September 2015.
Selama menjabat, ia aktif dalam Konferensi Waligereja Peru, menjabat sebagai anggota dewan permanen dan ketua Komisi Pendidikan dan Budaya.
Pada 30 Januari 2023, Paus Fransiskus mengangkat Prevost sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup, posisi penting yang bertanggung jawab atas penunjukan uskup di seluruh dunia.
Ia juga diangkat sebagai Presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin. Pada 30 September 2023, ia diangkat sebagai kardinal-deakon dan pada 6 Februari 2025, ia dipromosikan menjadi kardinal-uskup dengan penugasan di Keuskupan Suburbikaria Albano.
Pemilihan sebagai Paus
Setelah wafatnya Paus Fransiskus pada April 2025, konklaf yang terdiri dari 133 kardinal berkumpul di Vatikan untuk memilih Paus baru.
Pada hari kedua konklaf, setelah empat putaran pemungutan suara, Prevost terpilih sebagai Paus dan mengambil nama Leo XIV.
Pemilihannya diumumkan secara resmi oleh Kardinal Protodiakon Dominique Mamberti dengan pengumuman "Habemus Papam" dari balkon Basilika Santo Petrus.
Lihat Juga :