Gawat, Zionis Israel Ingin Rebut Total Jalur Gaza!

Selasa, 06 Mei 2025 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Kabinet keamanan Israel bertemu pada Minggu malam untuk membahas serangan ke Gaza, yang dimulai kembali setelah Israel mengakhiri gencatan senjata selama dua bulan pada 18 Maret.

Seorang pejabat Israel yang memberi pengarahan kepada media pada Senin pagi mengatakan para menteri memberikan suara bulat untuk menyetujui rencana yang diusulkan oleh Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir untuk "mengalahkan Hamas di Gaza dan memulangkan para sandera".

"Rencana tersebut akan mencakup, antara lain, perebutan wilayah Jalur Gaza dan penguasaan wilayah tersebut, pemindahan penduduk Gaza ke selatan untuk pertahanannya, penolakan Hamas untuk mendistribusikan pasokan kemanusiaan, dan serangan-serangan dahsyat terhadap Hamas," kata pejabat tersebut.

Media Israel melaporkan bahwa tahap pertama akan mencakup perebutan wilayah-wilayah tambahan di Gaza dan perluasan "zona penyangga" yang ditetapkan Israel di sepanjang perbatasan wilayah tersebut.

Rencana ini bertujuan untuk memberi Israel pengaruh tambahan dalam negosiasi dengan Hamas mengenai gencatan senjata baru dan kesepakatan pembebasan sandera.

Kemudian, seorang pejabat keamanan senior Israel mengatakan rencana tersebut tidak akan dilaksanakan hingga setelah kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Timur Tengah antara tanggal 13 dan 16 Mei, yang memberikan apa yang disebutnya "jendela kesempatan" bagi Hamas untuk menyetujui gencatan senjata baru dan kesepakatan pembebasan sandera.

Trump akan mengunjungi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar dalam perjalanannya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengatakan dalam sebuah konferensi di Yerusalem pada hari Senin bahwa Israel akhirnya akan menduduki Jalur Gaza.

Israel menduduki Gaza dalam perang Timur Tengah tahun 1967 bersama dengan Tepi Barat. Israel secara sepihak menarik pasukan dan pemukim dari Gaza pada tahun 2005, tetapi PBB masih menganggap Gaza sebagai wilayah yang diduduki Israel karena mempertahankan kendali atas perbatasan bersama, wilayah udara, dan garis pantai Gaza.

Dalam pengarahan pada hari Senin, IDF mengatakan bahwa perluasan operasi akan membuat sebagian besar warga Palestina di Gaza mengungsi karena serangan udara dan operasi militer lainnya terus berlanjut.

Namun, para kritikus mengatakan bahwa aksi militer telah gagal mengamankan pemulangan 59 sandera yang tersisa—hingga 24 di antaranya diyakini masih hidup—dan telah mendesak pemerintah untuk membuat kesepakatan dengan Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Cleft Craniofacial Awareness...
Cleft Craniofacial Awareness Month 2026, RSCM Gelar Pemeriksaan Sumbing Gratis
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved