Saat Blokade Bantuan oleh Zionis, Hamas Eksekusi 6 Warga Palestina yang Menjarah
Senin, 05 Mei 2025 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Hamas mengklaim beberapa dari para penjarah yang diduga bekerja sama dengan Israel.
Baca Juga: Setelah Ancam Hancurkan Pangkalan AS dengan Rudal Qassem Basir, Iran Bantah Bantu Houthi
Pada hari Sabtu, Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional Hamas mengklaim bahwa "sekelompok penjahat, kaki tangan pendudukan, telah muncul untuk mengancam nyawa warga, menyebarkan ketakutan dan kekacauan di beberapa lingkungan, dan menyerang properti publik dan pribadi."
Adegan kelaparan massal telah menjadi jauh lebih umum karena populasi Gaza yang berjumlah 2,1 juta warga Palestina semakin dekat dengan bencana kelaparan. Israel memberlakukan blokade penuh terhadap Gaza pada tanggal 2 Maret, menghentikan pasokan bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan, ke wilayah yang terkepung tersebut.
Ahmad Al-Farra, kepala departemen pediatrik di Kompleks Medis Nasser di Gaza memperingatkan selama akhir pekan bahwa "bencana kesehatan yang mengancam nyawa ratusan ribu orang."
"Kita menghadapi bahaya gelombang kematian besar-besaran akibat kekurangan gizi jika krisis kemanusiaan saat ini terus berlanjut tanpa ditangani," katanya kepada CNN.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Janan Saleh Al-Sakkafi yang berusia dua bulan meninggal karena kekurangan gizi di Rumah Sakit Al-Rantisi, Munir Al Barsh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan kepada CNN.
Baca Juga: Setelah Ancam Hancurkan Pangkalan AS dengan Rudal Qassem Basir, Iran Bantah Bantu Houthi
Pada hari Sabtu, Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional Hamas mengklaim bahwa "sekelompok penjahat, kaki tangan pendudukan, telah muncul untuk mengancam nyawa warga, menyebarkan ketakutan dan kekacauan di beberapa lingkungan, dan menyerang properti publik dan pribadi."
Adegan kelaparan massal telah menjadi jauh lebih umum karena populasi Gaza yang berjumlah 2,1 juta warga Palestina semakin dekat dengan bencana kelaparan. Israel memberlakukan blokade penuh terhadap Gaza pada tanggal 2 Maret, menghentikan pasokan bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan, ke wilayah yang terkepung tersebut.
Ahmad Al-Farra, kepala departemen pediatrik di Kompleks Medis Nasser di Gaza memperingatkan selama akhir pekan bahwa "bencana kesehatan yang mengancam nyawa ratusan ribu orang."
"Kita menghadapi bahaya gelombang kematian besar-besaran akibat kekurangan gizi jika krisis kemanusiaan saat ini terus berlanjut tanpa ditangani," katanya kepada CNN.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Janan Saleh Al-Sakkafi yang berusia dua bulan meninggal karena kekurangan gizi di Rumah Sakit Al-Rantisi, Munir Al Barsh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan kepada CNN.
Lihat Juga :