Sudah Lemahkah Israel hingga Rudal Houthi Bobol Iron Dome, David's Sling, Arrow, dan THAAD?
Senin, 05 Mei 2025 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
Setelah intersepsi Arrow yang gagal, misil pencegat dari THAAD Amerika juga dilesatkan tetapi gagal menghantam sasaran.
Menurut laporan Ynet, Senin (5/5/2025), meskipun tingkat intersepsi Arrow lebih tinggi daripada THAAD, tidak ada sistem yang memberikan perlindungan yang sangat baik.
Kelompok Houthi secara resmi mengeklaim bertanggung jawab atas serangan rudal yang hantam Bandara Ben Gurion.
Juru bicara militernya, Yahya Saree, menyebut proyektil tersebut sebagai rudal balistik hipersonik.
Tidak seperti insiden sebelumnya, di mana kelompok tersebut mengidentifikasi proyektil mereka sebagai model Palestine-2, Saree tidak menyebutkan modelnya kali ini.
"Sistem pertahanan Amerika dan Israel gagal mencegat rudal yang ditujukan ke Bandara Ben Gurion," kata Saree.
"Serangan itu membuat lebih dari tiga juta Zionis berlarian ke tempat perlindungan dan menghentikan operasi bandara selama lebih dari satu jam. Kami kembali memperingatkan maskapai penerbangan internasional agar tidak melanjutkan penerbangan ke Ben Gurion. Itu tidak aman," paparnya.
Menurut laporan Ynet, Senin (5/5/2025), meskipun tingkat intersepsi Arrow lebih tinggi daripada THAAD, tidak ada sistem yang memberikan perlindungan yang sangat baik.
Rudal Hipersonik Misterius
Kelompok Houthi secara resmi mengeklaim bertanggung jawab atas serangan rudal yang hantam Bandara Ben Gurion.
Juru bicara militernya, Yahya Saree, menyebut proyektil tersebut sebagai rudal balistik hipersonik.
Tidak seperti insiden sebelumnya, di mana kelompok tersebut mengidentifikasi proyektil mereka sebagai model Palestine-2, Saree tidak menyebutkan modelnya kali ini.
"Sistem pertahanan Amerika dan Israel gagal mencegat rudal yang ditujukan ke Bandara Ben Gurion," kata Saree.
"Serangan itu membuat lebih dari tiga juta Zionis berlarian ke tempat perlindungan dan menghentikan operasi bandara selama lebih dari satu jam. Kami kembali memperingatkan maskapai penerbangan internasional agar tidak melanjutkan penerbangan ke Ben Gurion. Itu tidak aman," paparnya.
(mas)
Lihat Juga :