Kapan Manusia Mulai Berperang untuk Pertama Kalinya?

Minggu, 04 Mei 2025 - 16:20 WIB
loading...
A A A
Seiring dengan kemajuan Neolitikum, kemajuan dalam pertanian mungkin berjalan seiring dengan kemajuan dalam peperangan. "Karena mereka harus bekerja sama untuk mengairi lahan, gagasan untuk bekerja sama dan bergotong royong juga memunculkan pasukan," kata Alfred S. Bradford, ketua sejarah kuno di Universitas Oklahoma, dan penulis With Arrow, Sword, and Spear__: A History of Warfare in the Ancient World. "Dan, tentu saja, mereka harus mempertahankan banyak hal karena mereka terdegradasi mengakhiri lahan pertanian mereka.”

3. Perang Pertama di Mulai pada Masa Sumeria

Perkakas dan senjata tembaga mulai menggantikan mata panah batu, ujung tombak, bilah, dan kapak di Timur Tengah dan tempat lain. Pada saat Zaman Perunggu tiba sekitar 3300 SM, peradaban awal di Mesopotamia dan Afrika Utara telah mengembangkan pasukan besar dengan pemimpin formal, rantai komando, unit dan sistem pasokan yang berbeda. Peradaban ini, yang terpelajar dan memiliki kecenderungan artistik, dapat mendokumentasikan kampanye militer mereka.

Yang disebut Standar Ur, misalnya, menggambarkan pasukan Sumeria yang maju, dengan kereta beroda dan infanteri, dari sekitar 2500 SM, sedangkan Palet Narmer menyoroti penaklukan Mesir dari sekitar 3000 SM.

Di luar Yunani, pertempuran skala besar membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai di Eropa. Namun sekitar 1200 SM, pertempuran di sepanjang Sungai Tollense di Jerman melibatkan sekitar 4.000 pejuang. Tentara juga berkembang di tempat-tempat seperti Peru, Meksiko, dan Cina. Di seluruh dunia, peperangan mulai menyerupai seperti sekarang ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Thailand Geger, Beredar...
Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
Rekomendasi
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved