Siap Berperang dengan India, Militer Pakistan Gelar Latihan Peluncuran Rudal

Sabtu, 03 Mei 2025 - 16:10 WIB
loading...
Siap Berperang dengan...
Militer Pakistan gelar latihan peluncuran rudal dalam persiapan perang dengan India. Foto/X/@Defence_IDA
A A A
ISLAMABAD - Militer Pakistan pada hari Sabtu melakukan pelatihan peluncuran sistem senjata rudal permukaan-ke-permukaan. Itu dilaksanakan saat ketegangan dengan musuh bebuyutannya, India, meningkat.

“Pakistan hari ini melakukan pelatihan peluncuran Sistem Senjata Abdali yang sukses -- rudal permukaan-ke-permukaan dengan jangkauan 450 kilometer,” kata militer Pakistan, dilansir Al Arabiya.

“Peluncuran ini ditujukan untuk memastikan kesiapan operasional pasukan dan memvalidasi parameter teknis utama, termasuk sistem navigasi rudal yang canggih dan fitur kemampuan manuver yang ditingkatkan.”

India menyalahkan Pakistan karena mendukung penembakan yang menewaskan 26 warga sipil di wilayah Kashmir yang disengketakan di India.

Perdana Menteri India Narendra Modi telah memberikan "kebebasan operasional penuh" kepada militernya untuk menanggapi sementara Pakistan minggu ini memperingatkan akan adanya serangan yang akan segera dilakukan oleh tetangganya.

Baca Juga: Ancaman Perang Nuklir Pakistan Vs India

Kedua negara bersenjata nuklir tersebut telah saling tembak selama sembilan malam berturut-turut di sepanjang Garis Kontrol yang dimiliterisasi, perbatasan de facto, menurut sumber pertahanan India.

Sebelumnya, New Delhi menutup wilayah udaranya untuk pesawat Pakistan pada hari Rabu setelah Islamabad melarang pesawat India terbang melintasi wilayahnya, tindakan balasan terbaru saat hubungan antara kedua negara yang memiliki senjata nuklir itu memburuk.

New Delhi menuduh Islamabad mendukung serangan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir terhadap warga sipil di Kashmir yang dikelola India pada tanggal 22 April, yang menewaskan 26 orang.

Islamabad telah menolak tuduhan tersebut, dan kedua negara sejak itu saling tembak-menembak di Kashmir, saling sindir diplomatik, mengusir warga negara, dan memerintahkan perbatasan ditutup.

Pakistan menutup wilayah udaranya untuk pesawat India pada 24 April, sementara India mengambil tindakan serupa pada Rabu malam, dengan larangan tersebut berlaku hingga 23 Mei, kata pemberitahuan pemerintah.

Pemberitahuan kepada operator udara mengatakan bahwa wilayah udara India tidak tersedia untuk pesawat Pakistan yang terdaftar atau disewa -- "termasuk penerbangan militer."

Perdana Menteri India Narendra Modi memberi militer "kebebasan operasional penuh" untuk menanggapi serangan itu selama pertemuan tertutup pada Selasa, kata seorang sumber senior pemerintah kepada AFP.

Pemerintah Pakistan telah membantah terlibat dalam penembakan itu dan bersumpah bahwa "setiap tindakan agresi akan ditanggapi dengan tanggapan yang tegas."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved