Warganet Murka Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional

Sabtu, 03 Mei 2025 - 10:45 WIB
loading...
A A A
Council on American-Islamic Relations memposting, “Genosida di Gaza tampaknya tidak cukup bagi pemerintah Israel, yang sekarang melakukan tindakan terorisme negara dalam skala global. Dari pengeboman armada bantuan kemanusiaan di perairan internasional hingga pengeboman Damaskus di dekat istana presiden Suriah, para penjahat perang pemerintah Israel benar-benar di luar kendali.”

Pengguna lain menulis, “Israel mendefinisikan ulang apa artinya menjadi negara nakal."

Seorang warga Palestina dari Gaza memposting bahwa hatinya "hancur karena kesedihan" karena ia tahu "apa artinya kapal yang membawa harapan, bukan senjata, diserang."

"Armada Kebebasan datang sebagai penyelamat bagi orang-orang yang terjebak dalam kesunyian, dan tanggapannya, seperti biasa, adalah tembakan, yang disambut dengan kesunyian internasional yang menyakitkan," tulis dia.

Sejak Israel menghentikan semua bantuan kemanusiaan ke Gaza pada awal Maret, setidaknya 95% badan bantuan PBB dan internasional telah menghentikan distribusi setelah gudang mereka kering, menyebabkan mayoritas warga Palestina di Gaza tidak memiliki ketahanan pangan dan menghadapi kelaparan.

Banyak orang bertahan hidup dengan satu kali makan sehari atau kurang.

Tidak Ada Sekutu Palestina yang Aman


Seorang pengguna berpendapat serangan itu mengisyaratkan para pembela hak asasi di seluruh dunia yang berkampanye untuk warga Palestina "tidak aman".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved