Drone Israel Serang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional
Jum'at, 02 Mei 2025 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
“Awak kapal kehilangan pasokan listrik dan komunikasi dengan kapal terputus,” ungkap FFC.
Pemerintah Malta mengatakan pada Jumat pagi bahwa kapal tunda di dekatnya telah dikerahkan untuk membantu kapal dan mengonfirmasi semua orang di kapal itu "dipastikan selamat".
"Duta besar Israel harus dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban atas pelanggaran hukum internasional, termasuk blokade yang sedang berlangsung dan pemboman kapal sipil kami di perairan internasional," ungkap pernyataan FFC.
Serangan Israel terjadi tepat dua bulan setelah Israel menghentikan semua bantuan kemanusiaan dan barang-barang komersial memasuki Gaza.
Menurut Munir al-Bursh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, blokade yang sekarang menjadi yang paling parah sejak perang dimulai 18 bulan lalu, telah menjerumuskan hampir 91% populasi, sekitar dua juta orang, ke dalam krisis pangan.
“Jumlah anak-anak yang menerima perawatan untuk kekurangan gizi meningkat hingga 80% pada bulan April dibandingkan dengan bulan Maret, yang disebabkan blokade yang sedang berlangsung,” ungkap pernyataan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Ocha) awal pekan ini.
Pemerintah Malta mengatakan pada Jumat pagi bahwa kapal tunda di dekatnya telah dikerahkan untuk membantu kapal dan mengonfirmasi semua orang di kapal itu "dipastikan selamat".
"Duta besar Israel harus dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban atas pelanggaran hukum internasional, termasuk blokade yang sedang berlangsung dan pemboman kapal sipil kami di perairan internasional," ungkap pernyataan FFC.
Serangan Israel terjadi tepat dua bulan setelah Israel menghentikan semua bantuan kemanusiaan dan barang-barang komersial memasuki Gaza.
Menurut Munir al-Bursh, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, blokade yang sekarang menjadi yang paling parah sejak perang dimulai 18 bulan lalu, telah menjerumuskan hampir 91% populasi, sekitar dua juta orang, ke dalam krisis pangan.
“Jumlah anak-anak yang menerima perawatan untuk kekurangan gizi meningkat hingga 80% pada bulan April dibandingkan dengan bulan Maret, yang disebabkan blokade yang sedang berlangsung,” ungkap pernyataan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Ocha) awal pekan ini.
Lihat Juga :