Kim Jong-un Perintahkan Kapal Perang Korea Utara Segera Dilengkapi Senjata Nuklir
Kamis, 01 Mei 2025 - 10:27 WIB
loading...
A
A
A
"Pyongyang juga menguji rudal jelajah supersonik, rudal jelajah strategis, rudal anti-pesawat, dan senjata otomatis berbasis kapal 127 mm pada hari Senin," imbuh laporan KCNA.
Kim Jong-un mengatakan sistem daya tembak berbasis kapal negaranya telah dikombinasikan secara efektif dengan sarana serang paling kuat termasuk rudal jelajah supersonik, rudal jelajah strategis, dan rudal balistik taktis.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk melacak dan memantau dengan cermat tren pembangunan dan pengembangan kapal militer Korea Utara.
Pengumuman Pyongyang muncul beberapa hari setelah mengonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa mereka telah mengerahkan pasukan ke Rusia untuk mendukung Moskow dalam perangnya melawan Ukraina.
Moskow juga mengatakan pada hari Sabtu pekan lalu bahwa tentara Korea Utara memberikan bantuan yang signifikan dalam mengalahkan kelompok angkatan bersenjata Ukraina.
Beberapa analis mengatakan Pyongyang tampaknya telah memperoleh senjata tertentu dari Moskow untuk melengkapi kapal perangnya, mungkin sebagai imbalan atas pengerahan pasukan.
"Tampaknya Korea Utara baru-baru ini mengimpor beberapa senjata modern dari Rusia," kata Ahn Chan-il, seorang pembelot yang menjadi peneliti yang mengelola World Institute for North Korea Studies, kepada AFP, Kamis (1/5/2025).
"Korea Utara juga telah merakitnya, dan menggunakannya secara efektif untuk memperkuat persatuan internal dan meningkatkan moral militer," imbuh dia.
Media pemerintah telah melaporkan pada hari Sabtu tentang peluncuran kapal perang Choe Hyon, yang menunjukkan gambar Kim Jong-un menghadiri upacara bersama putrinya Kim Ju Ae, yang dianggap oleh banyak pakar sebagai calon penggantinya.
Kim Jong-un mengatakan sistem daya tembak berbasis kapal negaranya telah dikombinasikan secara efektif dengan sarana serang paling kuat termasuk rudal jelajah supersonik, rudal jelajah strategis, dan rudal balistik taktis.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk melacak dan memantau dengan cermat tren pembangunan dan pengembangan kapal militer Korea Utara.
Pengumuman Pyongyang muncul beberapa hari setelah mengonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa mereka telah mengerahkan pasukan ke Rusia untuk mendukung Moskow dalam perangnya melawan Ukraina.
Moskow juga mengatakan pada hari Sabtu pekan lalu bahwa tentara Korea Utara memberikan bantuan yang signifikan dalam mengalahkan kelompok angkatan bersenjata Ukraina.
Beberapa analis mengatakan Pyongyang tampaknya telah memperoleh senjata tertentu dari Moskow untuk melengkapi kapal perangnya, mungkin sebagai imbalan atas pengerahan pasukan.
"Tampaknya Korea Utara baru-baru ini mengimpor beberapa senjata modern dari Rusia," kata Ahn Chan-il, seorang pembelot yang menjadi peneliti yang mengelola World Institute for North Korea Studies, kepada AFP, Kamis (1/5/2025).
"Korea Utara juga telah merakitnya, dan menggunakannya secara efektif untuk memperkuat persatuan internal dan meningkatkan moral militer," imbuh dia.
Kim Jong-un saat Peluncuran Kapal Perang Baru
Media pemerintah telah melaporkan pada hari Sabtu tentang peluncuran kapal perang Choe Hyon, yang menunjukkan gambar Kim Jong-un menghadiri upacara bersama putrinya Kim Ju Ae, yang dianggap oleh banyak pakar sebagai calon penggantinya.
Lihat Juga :