Indonesia Lihatlah! Gubernur Kalimantan Utara Malu Kebutuhan Pokok Rakyat Bergantung pada Malaysia
Kamis, 01 Mei 2025 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
Keluhan itu telah dia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta pada Senin lalu.
Menurutnya, kondisi jalan dan jembatan yang rusak parah membuat warga terpaksa membangun jembatan sementara dari kayu gelondongan secara gotong-royong, semata-mata agar pasokan kebutuhan pokok bisa tersalurkan ke wilayah mereka.
Akibat sulitnya akses ini, harga-harga kebutuhan pokok melonjak tinggi. Misalnya, harga sekarung semen di Krayan mencapai Rp900.000, hampir sama dengan harga di daerah paling terpencil di Papua.
Sekadar diketahui, pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengalokasikan subsidi sebesar Rp15 miliar per tahun untuk biaya transportasi orang dan barang ke daerah perbatasan.
Namun, Zainal memperkirakan jumlahnya mungkin harus dikurangi tahun ini karena kebijakan efisiensi pemerintah pusat.
Menurutnya, kondisi jalan dan jembatan yang rusak parah membuat warga terpaksa membangun jembatan sementara dari kayu gelondongan secara gotong-royong, semata-mata agar pasokan kebutuhan pokok bisa tersalurkan ke wilayah mereka.
Akibat sulitnya akses ini, harga-harga kebutuhan pokok melonjak tinggi. Misalnya, harga sekarung semen di Krayan mencapai Rp900.000, hampir sama dengan harga di daerah paling terpencil di Papua.
Sekadar diketahui, pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengalokasikan subsidi sebesar Rp15 miliar per tahun untuk biaya transportasi orang dan barang ke daerah perbatasan.
Namun, Zainal memperkirakan jumlahnya mungkin harus dikurangi tahun ini karena kebijakan efisiensi pemerintah pusat.
Lihat Juga :