Siapa Mohsen Langarneshin? Agen Mossad yang Digantung di Iran
Kamis, 01 Mei 2025 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Langarneshin diadili dan mengaku di Pengadilan Revolusioner Iran, badan peradilan rahasia yang terkenal karena menjatuhkan hukuman berat dan membatasi hak-hak terdakwa, termasuk pembatasan perwakilan hukum dan tidak ada akses media.
Pengadilan tersebut didirikan setelah Revolusi Islam 1979 dan dikenal karena memberikan hukuman berat kepada mereka yang menentang para pemimpin ulama Iran. Pengadilan tersebut biasanya menyediakan pengacara yang ditunjuk pengadilan dan tidak mengizinkan akses media.
Laporan tersebut mengatakan Langerneshin mengaku di Pengadilan Revolusi Iran.
"Mesin eksekusi otoritas Iran semakin cepat setiap hari, merenggut nyawa lebih banyak orang," katanya kepada kantor berita AFP, menggambarkan eksekusi tersebut sebagai "pembunuhan di luar hukum".
Abdorrahman Boroumand Center yang berpusat di AS, yang telah mengkampanyekan kasusnya, mengatakan Langarneshin telah dihukum setelah penangkapannya pada Juli 2023 di Pengadilan Revolusioner yang diketuai oleh hakim Abolghasem Salavati, yang disetujui oleh AS dan UE dan terkenal karena menjatuhkan hukuman mati.
"Ia membantah semua tuduhan, dengan menyatakan bahwa pengakuannya diperoleh melalui penyiksaan," kata kelompok itu.
Pengadilan tersebut didirikan setelah Revolusi Islam 1979 dan dikenal karena memberikan hukuman berat kepada mereka yang menentang para pemimpin ulama Iran. Pengadilan tersebut biasanya menyediakan pengacara yang ditunjuk pengadilan dan tidak mengizinkan akses media.
Laporan tersebut mengatakan Langerneshin mengaku di Pengadilan Revolusi Iran.
4. Ditentang Dunia Internasional
Namun, Mahmood Amiry-Moghaddam, kepala pemantau Hak Asasi Manusia Iran (IHR) yang berpusat di Norwegia, mengatakan Langarneshin dijatuhi hukuman setelah persidangan yang tidak adil dan pengakuan diperoleh melalui penyiksaan."Mesin eksekusi otoritas Iran semakin cepat setiap hari, merenggut nyawa lebih banyak orang," katanya kepada kantor berita AFP, menggambarkan eksekusi tersebut sebagai "pembunuhan di luar hukum".
Abdorrahman Boroumand Center yang berpusat di AS, yang telah mengkampanyekan kasusnya, mengatakan Langarneshin telah dihukum setelah penangkapannya pada Juli 2023 di Pengadilan Revolusioner yang diketuai oleh hakim Abolghasem Salavati, yang disetujui oleh AS dan UE dan terkenal karena menjatuhkan hukuman mati.
"Ia membantah semua tuduhan, dengan menyatakan bahwa pengakuannya diperoleh melalui penyiksaan," kata kelompok itu.
Lihat Juga :