600 Tentara Korea Utara Mati Sia-sia, Jenazahnya Dikremasi di Rusia
Rabu, 30 April 2025 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ancaman Perang Nuklir Pakistan Vs India
Korea Utara "mendukung perebutan kembali Kursk oleh Rusia dengan mengerahkan 18.000 tentara dalam dua tahap," kata Lee, seraya menambahkan bahwa jumlah bentrokan di daerah itu telah menurun sejak sekitar bulan Maret.
Sejak saat itu, "telah ada laporan tentang pelanggaran dalam pasukan Korea Utara, termasuk minum berlebihan dan pencurian," katanya.
Korea Selatan telah berulang kali mengecam pengerahan pasukan dan mengkritik Korea Utara karena mengirim banyak senjata, termasuk rudal, untuk membantu perang Rusia melawan Ukraina.
Korea Utara yang bersenjata nuklir telah menerima dukungan teknis yang signifikan dari Rusia sebagai balasannya, klaim Seoul.
Selain itu, setelah enam bulan pertempuran, Badan Intelijen Nasional Seoul memperkirakan bahwa "kemampuan tempur pasukan Korea Utara telah meningkat secara signifikan," kata Lee.
"Kurangnya pengalaman di awal telah berkurang dan mereka telah menjadi lebih mahir dalam menggunakan sistem senjata baru, termasuk pesawat nirawak," katanya.
Korea Utara "mendukung perebutan kembali Kursk oleh Rusia dengan mengerahkan 18.000 tentara dalam dua tahap," kata Lee, seraya menambahkan bahwa jumlah bentrokan di daerah itu telah menurun sejak sekitar bulan Maret.
Sejak saat itu, "telah ada laporan tentang pelanggaran dalam pasukan Korea Utara, termasuk minum berlebihan dan pencurian," katanya.
Korea Selatan telah berulang kali mengecam pengerahan pasukan dan mengkritik Korea Utara karena mengirim banyak senjata, termasuk rudal, untuk membantu perang Rusia melawan Ukraina.
Korea Utara yang bersenjata nuklir telah menerima dukungan teknis yang signifikan dari Rusia sebagai balasannya, klaim Seoul.
Selain itu, setelah enam bulan pertempuran, Badan Intelijen Nasional Seoul memperkirakan bahwa "kemampuan tempur pasukan Korea Utara telah meningkat secara signifikan," kata Lee.
"Kurangnya pengalaman di awal telah berkurang dan mereka telah menjadi lebih mahir dalam menggunakan sistem senjata baru, termasuk pesawat nirawak," katanya.
Lihat Juga :