Bagaimana Skenario Serangan Balas Dendam India ke Pakistan?

Kamis, 01 Mei 2025 - 01:10 WIB
loading...
Bagaimana Skenario Serangan...
India sangat serius menyiapkan serangan ke Pakistan. Foto/X/@redstreamnet
A A A
ISLAMABAD - Ketegangan antara India dan Pakistan semakin meningkat setelah seorang pejabat tinggi Pakistan mengklaim pada Rabu pagi memiliki "intelijen kredibel" bahwa New Delhi akan melakukan aksi militer terhadap Islamabad dalam 24 jam mendatang.

“Pakistan memiliki informasi intelijen yang kredibel bahwa India bermaksud melakukan aksi militer terhadap Pakistan dalam 24-36 jam ke depan,” kata Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar dalam sebuah posting tengah malam yang tidak biasa di X, dilansir BBC. Ia tidak menjelaskan bukti apa yang digunakan Pakistan untuk membuat klaim tersebut.

Komentar Tarar muncul hanya seminggu setelah pemberontak membantai 26 wisatawan di kota pegunungan Pahalgam di Kashmir yang dikelola India, sebuah amukan yang telah memicu kemarahan yang meluas.

India menuduh Pakistan terlibat dalam serangan itu — sebuah klaim yang dibantah Islamabad. Pakistan telah menawarkan penyelidikan yang netral atas insiden tersebut.

CNN telah menghubungi kementerian pertahanan India untuk menanggapi klaim Tarar.

Bagaimana Skenario Serangan Balas Dendam India ke Pakistan?

1. Serangan Bergaya seperti Tahun 2019

Serangan minggu lalu memicu kemarahan yang meluas di India dan Perdana Menteri Narendra Modi berada di bawah tekanan luar biasa untuk membalas dengan kekerasan.

India melakukan serangan udara di Pakistan pada tahun 2019 setelah serangan pemberontak besar-besaran terhadap personel paramiliter di Kashmir yang dikelola India. Itu adalah serangan pertama ke wilayah Pakistan sejak perang tahun 1971 antara kedua negara tetangga itu.

Serangan terbaru terhadap turis di Kashmir telah memicu kekhawatiran bahwa India mungkin akan menanggapi dengan cara yang sama.

Baca Juga: Ancaman Perang Nuklir Pakistan Vs India

2. Menyiapkan Pertahanan jika Pakistan Membalas

Modi berjanji akan mengejar para penyerang "sampai ke ujung bumi" dalam pidato berapi-api minggu lalu. Pembantaian itu memicu meningkatnya saling balas permusuhan antara kedua negara selama seminggu terakhir.

Tarar dari Pakistan pada hari Rabu mengklaim bahwa "petualangan militer apa pun oleh India akan ditanggapi dengan pasti dan tegas."

3. Mengandalkan Perang Udara dan Laut

Minggu ini, New Delhi dan Islamabad sama-sama memamerkan kekuatan militer mereka.

Pakistan menembak jatuh pesawat nirawak India yang digunakan untuk "spionase" di wilayah Kashmir yang disengketakan pada hari Selasa, sumber keamanan Pakistan mengatakan kepada CNN.

Dua hari sebelumnya, angkatan laut India mengatakan telah melakukan uji coba serangan rudal untuk "memvalidasi ulang dan menunjukkan kesiapan platform, sistem, dan awak untuk serangan ofensif presisi jarak jauh."

Ketegangan juga telah memanas di sepanjang Garis Kontrol dan baku tembak telah terjadi di sepanjang perbatasan yang disengketakan selama enam malam berturut-turut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Muslim antara India, Pakistan, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved