Siapa Munira Abdulla? Perempuan Uni Emirat Arab yang Bangun setelah 27 Tahun Koma

Selasa, 29 April 2025 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Ia tidak terluka, hanya mengalami memar di kepala, tetapi ibunya tidak mendapatkan perawatan selama berjam-jam.

Baca Juga: Begini Hubungan Kerabat Raja Salman dengan Pangeran Arab Saudi Si Sleeping Prince yang Koma 20 Tahun

2. Sempat Dirawat di London

Akhirnya, Abdulla dibawa ke rumah sakit, dan kemudian dipindahkan ke London. Di sana, ia dinyatakan dalam kondisi vegetatif - tidak responsif, tetapi mampu merasakan sakit.

Ia kemudian dikembalikan ke Al Ain, sebuah kota di UEA di perbatasan dengan Oman tempat tinggalnya, dan dipindahkan ke berbagai fasilitas medis sesuai dengan persyaratan asuransi.

Ia tinggal di sana selama beberapa tahun, diberi makan melalui selang dan tetap hidup. Ia menjalani fisioterapi untuk memastikan otot-ototnya tidak melemah karena kurangnya gerakan.

2. Mendapatkan Bantuan dari Pemerintah Uni Emirat Arab

Pada tahun 2017, keluarga tersebut ditawari hibah oleh Pengadilan Putra Mahkota, sebuah badan pemerintah di Abu Dhabi, agar Abdulla dapat dipindahkan ke Jerman.

Di sana, ia menjalani sejumlah operasi untuk memperbaiki otot lengan dan kakinya yang sangat pendek, dan ia diberi obat untuk memperbaiki kondisinya, termasuk kesadarannya.

3. Bangun karena Putranya Bertengkar di Rumah Sakit

Setahun kemudian, putranya terlibat dalam pertengkaran di kamar rumah sakitnya, yang tampaknya membuat ibunya terbangun.

"Terjadi kesalahpahaman di kamar rumah sakit dan ia merasakan saya dalam bahaya, yang membuatnya terkejut," kata Omar.

"Ia mengeluarkan suara-suara aneh dan saya terus memanggil dokter untuk memeriksanya, mereka mengatakan semuanya normal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved