Ledakan Dahsyat Guncang Pelabuhan Iran, 14 Orang Tewas, Lebih dari 750 Luka
Minggu, 27 April 2025 - 07:45 WIB
loading...
A
A
A
“Mundur, mundur! Suruh truk gas itu pergi!" teriak seorang pria dalam salah satu video. "Suruh dia pergi, truk itu akan meledak! Ya Tuhan, ini meledak! Semua orang mengungsi! Mundur! Mundur!”
Pada Sabtu malam, kantor berita pemerintah Iran, IRNA, melaporkan bahwa Administrasi Bea Cukai Iran menyalahkan tumpukan barang berbahaya dan bahan kimia yang disimpan di area pelabuhan atas ledakan tersebut, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Pelabuhan Shahid Rajaei pernah menjadi target sebelumnya. Serangan siber tahun 2020 yang dikaitkan dengan Israel menargetkan pelabuhan tersebut. Serangan itu terjadi setelah Israel mengatakan bahwa mereka menggagalkan serangan siber yang menargetkan infrastruktur airnya, yang dikaitkan dengan Iran.
Hasanzadeh, pejabat manajemen bencana provinsi setempat, sebelumnya mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa ledakan itu berasal dari kontainer di pelabuhan Shahid Rajaei, tanpa menjelaskan lebih lanjut. Televisi pemerintah juga melaporkan bahwa telah terjadi keruntuhan bangunan yang disebabkan oleh ledakan itu, meskipun tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas ledakan itu. Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyampaikan belasungkawa bagi mereka yang terkena dampak ledakan.
Pelabuhan Shahid Rajaei di provinsi Hormozgan berjarak sekitar 1.050 kilometer (650 mil) di tenggara ibu kota Iran, Teheran, di Selat Hormuz, muara sempit Teluk Persia yang dilalui oleh 20% dari semua minyak yang diperdagangkan.
Pada Sabtu malam, kantor berita pemerintah Iran, IRNA, melaporkan bahwa Administrasi Bea Cukai Iran menyalahkan tumpukan barang berbahaya dan bahan kimia yang disimpan di area pelabuhan atas ledakan tersebut, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Pelabuhan Shahid Rajaei pernah menjadi target sebelumnya. Serangan siber tahun 2020 yang dikaitkan dengan Israel menargetkan pelabuhan tersebut. Serangan itu terjadi setelah Israel mengatakan bahwa mereka menggagalkan serangan siber yang menargetkan infrastruktur airnya, yang dikaitkan dengan Iran.
Hasanzadeh, pejabat manajemen bencana provinsi setempat, sebelumnya mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa ledakan itu berasal dari kontainer di pelabuhan Shahid Rajaei, tanpa menjelaskan lebih lanjut. Televisi pemerintah juga melaporkan bahwa telah terjadi keruntuhan bangunan yang disebabkan oleh ledakan itu, meskipun tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas ledakan itu. Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyampaikan belasungkawa bagi mereka yang terkena dampak ledakan.
Pelabuhan Shahid Rajaei di provinsi Hormozgan berjarak sekitar 1.050 kilometer (650 mil) di tenggara ibu kota Iran, Teheran, di Selat Hormuz, muara sempit Teluk Persia yang dilalui oleh 20% dari semua minyak yang diperdagangkan.
(mas)
Lihat Juga :