Trump Tegur Putin usai Rudal Rusia Tewaskan 12 Warga Ukraina: 'Vladimir, Stop!'

Jum'at, 25 April 2025 - 08:24 WIB
loading...
A A A
"Telepon seluler terdengar berdering di bawah reruntuhan. Pencarian akan terus berlanjut hingga jelas bahwa mereka telah menangkap semua orang," kata layanan tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa mereka melakukan apa yang digambarkannya sebagai serangan besar-besaran pada Rabu malam terhadap kompleks industri militer Ukraina dengan menggunakan senjata presisi tinggi jarak jauh berbasis udara, darat, dan laut serta pesawat nirawak.

Memperbarui jumlah korban tewas sebelumnya, Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer kota Kyiv, mengatakan: “Tim penyelamat telah menemukan dua mayat lagi dari bawah reruntuhan di distrik Sviatoshynskyi. Sekarang kami mencatat 12 korban tewas.”

Kebakaran terjadi di garasi, gedung administrasi, dan pecahan logam yang jatuh menghantam kendaraan.

“Ada sirene serangan udara, kami bahkan tidak sempat berpakaian untuk keluar dari apartemen. Satu ledakan terjadi setelah yang lain, semua jendela pecah, pintu, dinding, suami dan anak saya terlempar ke sisi lain,” kata warga Kyiv, Viktoria Bakal.

Rudal yang menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di distrik Sviatoshynskyi di sebelah barat pusat kota Kyiv adalah rudal balistik KN-23 (KN-23A) Korea Utara, sumber militer Ukraina mengatakan kepada Reuters.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan di X bahwa “serangan brutal” itu menunjukkan bahwa Rusia, bukan Ukraina, yang menjadi penghalang perdamaian.

Rusia meluncurkan 145 pesawat nirawak dan 70 rudal, termasuk 11 rudal balistik, dalam serangan Rabu malam, kata Angkatan Udara Ukraina di Telegram. Unit Angkatan Udara menembak jatuh 112 target.

Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko mengatakan bahwa selain Kyiv dan wilayah sekitarnya, tujuh wilayah lain menjadi sasaran serangan massal.

Kerusakan dilaporkan di kota Kharkiv di timur laut, kota terbesar kedua di Ukraina, di wilayah Zhytomyr di sebelah barat Kyiv dan di kota industri Pavlohrad, yang terletak di wilayah Dnipropetrovsk bagian tengah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved