Apa yang Terjadi setelah Seorang Paus Meninggal?

Selasa, 22 April 2025 - 17:44 WIB
loading...
A A A
Menurut Encyclopedia Britannica, hal ini dilakukan sambil menyebut nama baptisnya sebanyak tiga kali, dan jika sang Paus tidak merespons, Camerlengo akan mengumumkan kematiannya.

Namun, saat ini Vatikan mengatakan bahwa metode itu tidak lagi digunakan. Sebagai contoh, kematian Paus Yohanes Paulus II pada 2005 dikonfirmasi dengan prosedur medis seperti EKG.

2. Penghancuran Cincin Nelayan


Secara tradis, lonceng akan dibunyikan di Lapangan Santo Petrus untuk menandai kematian seorang Paus. Setelah itu, Camerlengo juga bakal menyegel apartemen dan dokumen kepausan.

Kemudian, Camerlengo juga memastikan cincin nelayan milik Paus sudah dihancurkan agar tidak dapat digunakan oleh orang lain. Secara historis, mereka menghancurkan cincin tersebut.

Namun, di era ini telah terjadi perubahan. Tampaknya, Cincin Nelayan (Ring of the Fisherman) yang menjadi simbol otoritas kepausan hanya akan digores menggunakan kikir. Hal tersebut sudah cukup untuk menjadikannya tidak sah lagi saat dipakai.

3. Masa Berkabung dan Pemakaman


Jenazah Paus Fransiskus diperkirakan akan dipindahkan ke Basilika Santo Petrus paling cepat pada hari Rabu (23/4/2025). Sebelum itu, sekelompok kardinal akan bertemu di hari Selasa untuk membuat keputusan resmi.

Kemudian, akan ada masa berkabung yang berlangsung selama sembilan hari. Di samping itu, tanggal pemakaman dan penguburan harus diputuskan oleh para kardinal.

Misa pemakaman masih diperkirakan akan diadakan di Lapangan Santo Petrus, tetapi tidak seperti banyak pendahulunya, Paus Fransiskus meminta untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore di Roma agar dekat dengan ikon kesayangannya, Madonna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Mantan PM Bangladesh...
Mantan PM Bangladesh Khaleda Zia Meninggal setelah Menderita Banyak Penyakit
Vega Darwanti Pilih...
Vega Darwanti Pilih Rawat Ibunda Sendiri Tanpa Suster Selama Sakit
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Tim Robot Humanoid ITS...
Tim Robot Humanoid ITS Raih Juara di Ajang Internasional RoboCup 2026
Berita Terkini
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved