Negara-negara Arab Kecam Ekstremis Israel atas Video Provokatif Penghancuran Masjid al-Aqsa
Senin, 21 April 2025 - 08:14 WIB
loading...
A
A
A
Ratusan warga Israel kubu sayap kanan telah menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa beberapa kali dalam beberapa hari terakhir, dengan pengawalan pasukan keamanan Israel.
Berdasarkan pengaturan yang telah berlangsung selama puluhan tahun, hanya umat Muslim yang diizinkan untuk beribadah di lokasi tersebut, tetapi sejak pembentukan pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada tahun 2022, Israel telah merusak status quo yang sensitif tersebut dengan semakin sering.
Lebih dari 53.600 warga Israel menyerbu lokasi tersebut pada tahun 2024, jumlah tertinggi sejak polisi Israel mulai memberikan akses kepada orang Yahudi lebih dari 20 tahun yang lalu.
Sekitar 13.000 pemukim memasuki kompleks tersebut pada kuartal pertama tahun 2025 saja, menurut gubernur Yerusalem.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang tahun 1967 dan mencaplok kota tersebut pada tahun 1980 dalam sebuah tindakan yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.
Berdasarkan pengaturan yang telah berlangsung selama puluhan tahun, hanya umat Muslim yang diizinkan untuk beribadah di lokasi tersebut, tetapi sejak pembentukan pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada tahun 2022, Israel telah merusak status quo yang sensitif tersebut dengan semakin sering.
Lebih dari 53.600 warga Israel menyerbu lokasi tersebut pada tahun 2024, jumlah tertinggi sejak polisi Israel mulai memberikan akses kepada orang Yahudi lebih dari 20 tahun yang lalu.
Sekitar 13.000 pemukim memasuki kompleks tersebut pada kuartal pertama tahun 2025 saja, menurut gubernur Yerusalem.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang tahun 1967 dan mencaplok kota tersebut pada tahun 1980 dalam sebuah tindakan yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.
(mas)
Lihat Juga :