Apa Itu 50501? Gerakan Perlawanan Melawan Donald Trump di AS

Minggu, 20 April 2025 - 13:25 WIB
loading...
A A A
"Ini adalah waktu yang sangat berbahaya di Amerika untuk kebebasan," Thomas Bassford, mengatakan kepada Associated Press, saat berada di Boston bersama pasangannya, putrinya, dan dua cucu lelakinya. "Saya ingin anak-anak lelaki belajar tentang asal-usul negara ini dan bahwa terkadang kita harus berjuang untuk kebebasan."

4. Polarisasi Makin Menguat

Jajak pendapat terbaru dari Gallup menunjukkan 45% pemilih menyetujui kinerja Trump pada kuartal pertama masa jabatannya, yang lebih banyak dari 41% yang menyetujui selama periode yang sama dalam pemerintahan pertamanya.

Namun, angka tersebut lebih rendah dari peringkat kuartal pertama rata-rata sebesar 60% untuk semua presiden yang terpilih antara tahun 1952 dan 2020, dan popularitas Trump tampaknya mulai menurun, terutama dalam hal ekonomi. Ketika ia menjabat pada bulan Januari, peringkat persetujuannya adalah 47%, menurut Gallup.

Peringkat persetujuannya dalam jajak pendapat Reuters/Ipsos baru-baru ini juga turun menjadi 43% dari 47% pada Hari Pelantikan. Dalam jajak pendapat yang sama, hanya 37% yang menyetujui kinerjanya dalam bidang ekonomi, dibandingkan dengan 42% selama pelantikan.

Awal bulan ini, ratusan ribu warga Amerika berkumpul untuk unjuk rasa penentangan nasional terbesar sejak Trump kembali ke Gedung Putih.

Protes tersebut - yang lebih besar dari hari Sabtu - terjadi di 1.200 lokasi di seluruh 50 negara bagian AS.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Ini Isi Perjanjian Damai...
Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved