128.000 Warga Israel Teken Petisi Dukung Penghentian Genosida di Gaza

Sabtu, 19 April 2025 - 11:51 WIB
loading...
128.000 Warga Israel...
Warga Israel memprotes kebijakan pembersihan etnis di Gaza oleh rezim PM Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Jumlah warga Israel yang menandatangani petisi yang menuntut pengembalian para tawanan dari Gaza, bahkan jika itu berarti menghentikan perang yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina, telah membengkak menjadi 128.000 orang, dengan hampir 50 petisi saat ini beredar.

Menurut platform Restart Israel, yang menerbitkan petisi untuk ditandatangani warga Israel, jumlah penanda tangan pada hari Jumat mencapai 128.114, naik jauh dari 120.000 pada hari Kamis (17/4/2025).

Platform tersebut juga mengatakan jumlah petisi yang beredar meningkat dari 43 pada hari Kamis menjadi 47 pada hari Jumat.

Petisi tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk personel militer cadangan dan pensiunan Israel serta kelompok sipil yang mendukung pesan militer tersebut. Namun, sebagian besar penanda tangan tampaknya adalah warga sipil.

Menurut situs web Restart Israel, lebih dari 11.000 tentara cadangan dan pensiunan telah menandatangani 20 petisi di berbagai unit militer Israel.

Pekan lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menuduh para penandatangan militer melakukan pembangkangan dan mengancam mereka dengan pemecatan.

Buronan penjahat perang itu menuduh kelompok-kelompok yang didanai asing mendukung upaya menjatuhkan koalisinya, yang mulai menjabat pada akhir tahun 2022.

Gerakan petisi tersebut menyusul gagalnya fase pertama dari kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran sandera-tahanan, yang dimulai pada 19 Januari dengan mediasi Qatar dan Mesir, serta dukungan Amerika Serikat (AS).

Sementara Hamas mematuhi persyaratannya, Netanyahu, di bawah tekanan dari koalisi sayap kanannya, menolak pindah ke fase kedua. Israel melanjutkan operasi militer pada 18 Maret.

Tahun kedua genosida oleh Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 51.000 warga Palestina terbunuh sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.

Pada bulan November, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di daerah kantong tersebut.

Baca juga: Bangsa di Balik Jeruji Besi: Mengapa Israel Penjarakan 10.000 Warga Palestina?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Bak Film Twilight Saga,...
Bak Film Twilight Saga, Ini Penyebab Langit Kanada Berubah Jadi Oranye
Rekomendasi
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved