Hamas Siap Bebaskan Semua Tawanan di Gaza jika Israel Setuju Akhiri Perang

Sabtu, 19 April 2025 - 06:50 WIB
loading...
A A A
Hayya mengatakan, “Mediator Mesir dan Qatar kembali berkomunikasi dengan kami untuk menemukan jalan keluar dari krisis yang diciptakan Netanyahu dan pemerintahannya, dan kami menyetujui usulan mereka pada akhir Ramadan, meskipun kami yakin Netanyahu bersikeras melanjutkan perang dan agresi untuk melindungi masa depan politiknya.”

Bulan suci berakhir pada tanggal 30 Maret, setelah itu Israel mengajukan usulan balasan yang menurut Hayya mengandung “syarat yang mustahil”, menuntut Hamas melucuti senjatanya.

“Ini adalah hak alami rakyat kami, untuk melawan pendudukan,” papar dia.

Dia menegaskan, Hamas, tidak akan menjadi “bagian dari kebijakan Netanyahu tentang perjanjian parsial” karena kelompok itu mengupayakan akhir perang secara permanen, bukan gencatan senjata sementara.

Kesepakatan


Dalam konteks itu, tawaran "paket komprehensif" Hamas juga mencakup pembicaraan menuju penghitungan penuh oleh Israel atas semua tahanan Palestina, baik dari Tepi Barat yang diduduki maupun Gaza, sebagai ganti daftar tawanan Israel yang masih berada di Gaza.

Nama-nama tersebut kemudian akan diusulkan untuk pertukaran.

Perwakilan senior dari Hamas hampir mencapai kesepakatan independen langsung dengan AS mengenai pertukaran tawanan bulan lalu, ketika atas perintah Presiden Donald Trump, utusan sanderanya, Adam Boehler, pergi ke Doha untuk terlibat dalam pertemuan tatap muka yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved