Terungkap Rencana Rahasia Perisai Rudal Canggih AS, Namanya Golden Dome
Jum'at, 18 April 2025 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Komando Luar Angkasa AS mengatakan minggu lalu bahwa mereka telah menyerahkan opsi-opsi final mereka kepada Hegseth untuk ditinjau dan disetujui.
Ketiga perusahaan tersebut baru-baru ini bertemu dengan pejabat tinggi dalam pemerintahan Trump dan Pentagon untuk menyampaikan ide-ide mereka.
Salah satu sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menggambarkannya sebagai "penyimpangan dari proses akuisisi yang biasa".
"Ada sikap bahwa komunitas keamanan dan pertahanan nasional harus peka dan hormat kepada Elon Musk karena perannya dalam pemerintahan," kata mereka.
SpaceX telah mengusulkan agar mereka mendirikan Golden Dome sebagai "layanan berlangganan", di mana pemerintah akan membayar untuk akses ke teknologi tersebut, daripada memiliki seluruh sistem.
Model berlangganan dapat menghindari beberapa protokol pengadaan Pentagon yang memungkinkan sistem diluncurkan lebih cepat, kata kedua sumber tersebut.
Meskipun pendekatan tersebut tidak akan melanggar aturan apa pun, pemerintah mungkin akan terkunci dalam langganan dan kehilangan kendali atas pengembangan dan penetapan harganya yang sedang berlangsung, imbuh sumber-sumber tersebut.
Beberapa orang di dalam Pentagon telah menyatakan kekhawatiran tentang ketergantungan pada model seperti itu, dengan pengaturan yang tidak biasa untuk program pertahanan sebesar itu.
Pentagon menerima minat dari lebih dari 180 perusahaan yang ingin mengembangkan dan membangun sistem tersebut.
Beberapa pakar meyakini biayanya bisa mencapai ratusan miliar dolar. Dua sumber mengatakan kepada Reuters bahwa SpaceX memperkirakan rekayasa awal dan desain satelit akan menelan biaya antara USD6 miliar hingga USD10 miliar.
Dalam perintah eksekutifnya pada bulan Januari, Trump memberi waktu 60 hari kepada militer untuk memberinya rekomendasi tentang seperti apa keseluruhan sistem Golden Dome.
Ketiga perusahaan tersebut baru-baru ini bertemu dengan pejabat tinggi dalam pemerintahan Trump dan Pentagon untuk menyampaikan ide-ide mereka.
Salah satu sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menggambarkannya sebagai "penyimpangan dari proses akuisisi yang biasa".
"Ada sikap bahwa komunitas keamanan dan pertahanan nasional harus peka dan hormat kepada Elon Musk karena perannya dalam pemerintahan," kata mereka.
SpaceX telah mengusulkan agar mereka mendirikan Golden Dome sebagai "layanan berlangganan", di mana pemerintah akan membayar untuk akses ke teknologi tersebut, daripada memiliki seluruh sistem.
Model berlangganan dapat menghindari beberapa protokol pengadaan Pentagon yang memungkinkan sistem diluncurkan lebih cepat, kata kedua sumber tersebut.
Meskipun pendekatan tersebut tidak akan melanggar aturan apa pun, pemerintah mungkin akan terkunci dalam langganan dan kehilangan kendali atas pengembangan dan penetapan harganya yang sedang berlangsung, imbuh sumber-sumber tersebut.
Beberapa orang di dalam Pentagon telah menyatakan kekhawatiran tentang ketergantungan pada model seperti itu, dengan pengaturan yang tidak biasa untuk program pertahanan sebesar itu.
Pentagon menerima minat dari lebih dari 180 perusahaan yang ingin mengembangkan dan membangun sistem tersebut.
Beberapa pakar meyakini biayanya bisa mencapai ratusan miliar dolar. Dua sumber mengatakan kepada Reuters bahwa SpaceX memperkirakan rekayasa awal dan desain satelit akan menelan biaya antara USD6 miliar hingga USD10 miliar.
Dalam perintah eksekutifnya pada bulan Januari, Trump memberi waktu 60 hari kepada militer untuk memberinya rekomendasi tentang seperti apa keseluruhan sistem Golden Dome.
Lihat Juga :