Negara Ini Kembali Larang Rakyatnya Kunjungi Israel, Marah atas Pembantaian di Gaza
Selasa, 15 April 2025 - 00:04 WIB
loading...
A
A
A
Kalimat tersebut dihapus pada tahun 2021 selama pemerintahan Liga Awami yang dipimpin oleh perdana menteri yang sekarang telah digulingkan, Sheikh Hasina.
Pihak berwenang saat itu mengatakan bahwa mereka tidak mengubah pendirian mereka terhadap Israel, tetapi frasa tersebut dihapus dari paspor untuk mempertahankan standar internasional dokumen tersebut.
"Tidak seorang pun dari Bangladesh dapat mengunjungi Israel, dan jika ada yang melakukannya, tindakan hukum akan diambil terhadap orang tersebut," kata AK Abdul Momen, menteri luar negeri saat itu, kepada Al Jazeera.
Namun, setelah perubahan tersebut, warga negara Bangladesh diizinkan untuk bepergian ke Israel dari negara ketiga jika mereka dapat memperoleh visa, karena tidak satu pun dari 17 Undang-Undang Hukum yang mengatur aturan imigrasi negara Asia Selatan tersebut dapat memberlakukan larangan perjalanan.
Namun, pengungkapan tersebut terjadi sehari setelah ribuan pengunjuk rasa berunjuk rasa di Dhaka untuk mengutuk tindakan Israel di Jalur Gaza, membawa ratusan bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan seperti "Bebaskan, Bebaskan Palestina".
Pihak berwenang saat itu mengatakan bahwa mereka tidak mengubah pendirian mereka terhadap Israel, tetapi frasa tersebut dihapus dari paspor untuk mempertahankan standar internasional dokumen tersebut.
"Tidak seorang pun dari Bangladesh dapat mengunjungi Israel, dan jika ada yang melakukannya, tindakan hukum akan diambil terhadap orang tersebut," kata AK Abdul Momen, menteri luar negeri saat itu, kepada Al Jazeera.
Namun, setelah perubahan tersebut, warga negara Bangladesh diizinkan untuk bepergian ke Israel dari negara ketiga jika mereka dapat memperoleh visa, karena tidak satu pun dari 17 Undang-Undang Hukum yang mengatur aturan imigrasi negara Asia Selatan tersebut dapat memberlakukan larangan perjalanan.
Protes Anti-Israel di Bangladesh
Namun, pengungkapan tersebut terjadi sehari setelah ribuan pengunjuk rasa berunjuk rasa di Dhaka untuk mengutuk tindakan Israel di Jalur Gaza, membawa ratusan bendera Palestina dan meneriakkan slogan-slogan seperti "Bebaskan, Bebaskan Palestina".
Lihat Juga :