Profil Sheikha Jawaher, Istri Pertama Emir Qatar yang Pernah Serukan Boikot Haji ke Makkah
Senin, 14 April 2025 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
Dengan menggunakan tanda pagar (tagar) di Twitter (sekarang bernama X) seperti #Hajj, #Jebakan bagi Warga Qatar, dan #Tidak untuk Partisipasi Warga Qatar dalam Haji Tahun Ini, dia menentang partisipasi warga negaranya dalam ibadah haji.
Dia saat itu mengatakan Makkah berada di bawah kendali Arab Saudi. "Yang telah memilih jalan permusuhan dengan kami dan melarang (warga Qatar memasuki kerajaan) sepanjang tahun karena melihat (warga negara Qatar) sebagai ancaman bagi keamanannya," katanya.
Langkah tersebut telah memicu kritik luas dengan beberapa pihak mengatakan bahwa dia bukanlah seorang mufti atau ulama yang dapat mengomentari haji.
Pada Juni 2017, Kerajaan Arab Saudi, bersama dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir, memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi dengan Qatar dan menjatuhkan sanksi kepada Doha.
Mereka bersikeras bahwa Doha harus mematuhi daftar tuntutan berisi 13 poin untuk menahan diri dari "mendukung dan mensponsori teror dan berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara lain".
Qatar telah membantah tuduhan tersebut dan meningkatkan hubungannya dengan Iran dan Turki sejak saat itu untuk mengurangi dampak sanksi.
Dia saat itu mengatakan Makkah berada di bawah kendali Arab Saudi. "Yang telah memilih jalan permusuhan dengan kami dan melarang (warga Qatar memasuki kerajaan) sepanjang tahun karena melihat (warga negara Qatar) sebagai ancaman bagi keamanannya," katanya.
Langkah tersebut telah memicu kritik luas dengan beberapa pihak mengatakan bahwa dia bukanlah seorang mufti atau ulama yang dapat mengomentari haji.
Pada Juni 2017, Kerajaan Arab Saudi, bersama dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir, memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi dengan Qatar dan menjatuhkan sanksi kepada Doha.
Mereka bersikeras bahwa Doha harus mematuhi daftar tuntutan berisi 13 poin untuk menahan diri dari "mendukung dan mensponsori teror dan berhenti mencampuri urusan dalam negeri negara lain".
Qatar telah membantah tuduhan tersebut dan meningkatkan hubungannya dengan Iran dan Turki sejak saat itu untuk mengurangi dampak sanksi.
(mas)
Lihat Juga :