Korea Utara Bikin Kapal Perang Terbesar dan Tercanggih, Berikut Penampakannya

Senin, 14 April 2025 - 13:16 WIB
loading...
A A A
Gambar kapal tersebut muncul dalam sebuah laporan oleh Korean Central Television yang dikelola pemerintah yang dirilis akhir tahun lalu pada sesi pleno akhir tahun Partai Pekerja yang berkuasa. Gambar-gambar tersebut menunjukkan pemimpin Kim sedang memeriksa konstruksi kapal.

Sebuah gambar dari Korean Central Television menunjukkan pemimpin Kim Jong Un sedang memeriksa pekerjaan pada kapal perang baru akhir tahun lalu.

Gambar-gambar yang ditampilkan dalam video KCTV menunjukkan kapal perang tersebut dapat memiliki jenis persenjataan yang dimiliki oleh angkatan laut modern, termasuk sel peluncur vertikal yang dapat digunakan untuk menembakkan berbagai rudal.

Analis juga mencatat kapal tersebut tampaknya disiapkan untuk memiliki radar array bertahap, yang dapat melacak ancaman dan target lebih cepat dan akurat daripada kemampuan Korea Utara yang sebelumnya ditampilkan.

Meskipun ada indikasi kemampuan tempur tingkat lanjut, analis mendesak agar berhati-hati dalam membuat asumsi.

Hampir semua pembuat kapal dapat membuat lambung dan sistem propulsi dengan benar, kata Carl Schuster, mantan kapten Angkatan Laut AS dan analis yang berbasis di Hawaii.

"Namun, kapal perang modern menghadirkan tantangan integrasi komunikasi, elektronik, senjata, dan teknologi sensor elektronik dan akustik" yang tidak mudah dicapai, katanya.

Dalam wawancara dengan CNN pada bulan Maret, anggota parlemen Korea Selatan Kim Byung-kee, anggota Komite Intelijen Majelis Nasional, mempertanyakan apakah Pyongyang memiliki kemampuan teknis untuk membangun kapal perang canggih, atau infrastruktur untuk mendukungnya.

“Mengoperasikan kapal perang militer sebesar itu membutuhkan anggaran yang signifikan. Mereka tidak hanya harus membangun kapal perang, tetapi juga membentuk tim yang akan mengoperasikannya, dan biaya untuk mengoperasikannya termasuk peralatan dan bahan bakarnya. Selain itu, satu kapal perang besar tidak dapat beroperasi sendiri. Jadi pertanyaannya adalah, apakah Korea Utara mampu menanggung biayanya?” katanya.

Kim, pensiunan laksamana Korea Selatan, berhati-hati untuk tidak meremehkan seperti apa produk akhirnya, terutama daya mematikannya.

“Jika Korea Utara melengkapi fregat baru itu dengan rudal balistik hipersonik yang diklaim telah berhasil diuji pada bulan Januari, itu akan menyebabkan dampak yang mengubah permainan dalam keamanan regional,” kata mantan perwira angkatan laut itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved