Perang Antariksa Bukan Isapan Jempol! NATO Khawatir Rusia Simpan Senjata Nuklir di Satelit

Senin, 14 April 2025 - 14:05 WIB
loading...
Perang Antariksa Bukan...
Perang antariksa bukan lagi isapan jempol. Foto/X/@ErickDereguejow
A A A
MOSKOW - Sekjen NATO Mark Rutte mengatakan Rusia sedang mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir terhadap satelit di luar angkasa, yang akan menjadi pelanggaran terhadap Perjanjian Luar Angkasa 1967.

NATO khawatir bahwa Rusia mungkin mempertimbangkan untuk menempatkan senjata nuklir di luar angkasa untuk menargetkan satelit. Sekretaris Jenderal Mark Rutte memperingatkan kemungkinan tersebut dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Welt am Sonntag.

Ia mengatakan kemampuan Moskow di luar angkasa sudah ketinggalan zaman dibandingkan dengan Barat. "Oleh karena itu, pengembangan senjata nuklir di luar angkasa merupakan cara bagi Rusia untuk meningkatkan kemampuannya. Ini sangat mengkhawatirkan."

Meskipun senjata tersebut tidak akan menargetkan Bumi, menembak jatuh satelit dapat menimbulkan konsekuensi serius, karena banyak sistem yang kita gunakan bergantung pada satelit, termasuk sistem navigasi dan komunikasi, serta pemantauan lingkungan.

Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir

Rutte menambahkan bahwa tindakan Rusia tersebut akan melanggar Perjanjian Luar Angkasa 1967, yang ditandatangani oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet saat itu. Perjanjian tersebut tetap memberikan kerangka hukum luar angkasa internasional dan melarang penyebaran senjata pemusnah massal di luar angkasa.

Menurut Rutte, sekutu NATO beradaptasi dengan tantangan baru, bertukar intelijen, dan mengembangkan satelit yang lebih terlindungi.

"Dalam beberapa tahun terakhir, luar angkasa menjadi semakin padat, berbahaya, dan tidak dapat diprediksi. Kita tahu bahwa persaingan di luar angkasa sangat ketat dan semakin sengit. Dan tidak hanya dalam hal komersial. Ini memengaruhi seluruh keamanan kita," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved