Rusia Lacak Kapal Selam Nuklir Inggris yang Teknologinya Dinilai Sangat Tua dan Ketinggalan Zaman

Minggu, 13 April 2025 - 06:22 WIB
loading...
A A A
Dalam penyelidikannya, Sunday Times mengatakan perangkat tersebut diyakini telah ditanam oleh Moskow untuk mencoba mengumpulkan informasi intelijen tentang empat kapal selam Vanguard milik Inggris, yang membawa rudal nuklir.

Militer Inggris menemukan keberadaan perangkat tersebut dan menganggapnya sebagai ancaman potensial bagi keamanan nasional, demikian laporan surat kabar tersebut.

Perangkat tersebut telah dicirikan sebagai bagian dari perang hibrida - atau "zona abu-abu" - yang sedang diperjuangkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Aktivitas lain dari peperangan tersebut dapat mencakup kerusakan pada aset infrastruktur, seperti jaringan pipa energi.

Tuduhan itu muncul setelah Angkatan Laut Kerajaan merilis gambar pada bulan Maret tentang kapal perang Rusia yang dilacaknya saat berlayar di dekat perairan Inggris.

Bernama Boikiy, kapal itu adalah salah satu dari beberapa kapal Rusia yang dilacak saat berlayar di dekat pantai Inggris dalam beberapa bulan terakhir.

Menteri Pertahanan John Healey mengatakan kepada anggota parlemen pada bulan Januari bahwa Angkatan Laut Kerajaan telah memantau kapal mata-mata Rusia setelah terlihat di sekitar perairan Inggris - menuduh kapal itu, yang disebut Yantar, digunakan untuk mengumpulkan intelijen dan memetakan infrastruktur bawah laut Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
AS Terus Gempur Iran,...
AS Terus Gempur Iran, Serangan Meluas Tak Hanya di Pesisir Selat Hormuz
Rekomendasi
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Anjasmara Minta Maaf...
Anjasmara Minta Maaf usai Ucapannya soal Rizky Nazar Picu Polemik
Berita Terkini
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved