India Catat Empat Juta Kasus Virus Corona, Meningkat Drastis

Minggu, 06 September 2020 - 00:01 WIB
loading...
India Catat Empat Juta...
Petugas melakukan tes virus corona di Ahmedabad, India, 2 September 2020. Foto/REUTERS/Amit Dave
A A A
NEW DELHI - India mencatat lebih dari 4 juta kasus virus corona dengan rekor penambahan tertinggi pada Sabtu (5/9). Ini menjadikan India sebagai negara ketiga di dunia yang mencapai jumlah tersebut, setelah Amerika Serikat (AS) dan Brasil.

Sebanyak 86.432 kasus virus corona baru tercatat pada Sabtu (5/9) atau rekor harian tertinggi di dunia, menurut data dari Kementerian Kesehatan India .

Infeksi meningkat di penjuru negeri termasuk di ibu kota New Delhi dan negara bagian Maharashtra dan Karnataka. Penambahan lebih dari 4 juta kasus itu terjadi hanya 13 hari setelah India mencapai 3 juta kasus, naik drastis lebih 100 hari untuk bertambah 1 juta kasus dari sebelumnya.

India mengalami peningkatan harian terbesar di dunia selama hampir satu bulan saat pemerintah kembali membuka bisnis untuk memulihkan kembali ekonomi.

Jumlah korban meninggal di India akibat virus corona bertambah lebih dari 1.000 orang menjadi 69.561 orang pada Sabtu (5/9). (Baca Juga: Rusia Kerahkan 8 Jet Tempur untuk Cegat 3 Pembom AS di Dekat Crimea)

Wabah virus corona masih menjadi ancaman di dunia. Vaksin virus corona belum ditemukan dan penyebaran wabah terus meluas seiring dilonggarkannya berbagai pembatasan. (Baca Infografis: Kolaborasi MiG-Sukhoi, Siap Hadirkan Jet Tempur Gen Ke-6 Rusia)

Pandemi ini membuat ekonomi dunia melemah. Sejumlah negara sudah mengalami resesi ekonomi akibat pandemi virus corona. (Lihat Video: Orangtua Lalai, Bocah 2 Tahun Tewas di Dalam Ember)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved