3 Agen KGB Terbaik Sepanjang Masa, Presiden Rusia Vladimir Putin Tak Masuk

Rabu, 09 April 2025 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Arsip Mitrokhin memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana KGB bekerja dan beroperasi, serta memaparkan sejumlah besar agen ganda yang tidak terungkap sebelumnya.

Mengapa Putin Dianggap Bukan Agen Terbaik KGB?


Presiden Rusia Vladimir Putin memang mantan agen KGB, namun dia berbeda dari agen-agen dinas intelijen Uni Soviet tersebut.

Perjalanan kariernya di dalam organisasi ini lebih terkait dengan posisi politik dan administratif yang sangat berbeda dibandingkan dengan para agen lapangan yang dikenal dengan spionase aktif.

Putin bergabung dengan KGB pada tahun 1975 setelah lulus dari Leningrad State University (sekarang St Petersburg State University) dengan gelar hukum.

Selama hampir 16 tahun, Putin bekerja untuk KGB, sebagian besar dalam tugas-tugas luar negeri, termasuk di Jerman Timur pada 1985-1990, di mana dia bertugas sebagai agen intelijen. Dia dipercaya menjalankan operasi pengawasan terhadap individu-individu yang berpotensi mengancam pemerintahan komunis.

Setelah runtuhnya Uni Soviet, Putin keluar dari KGB pada 1991, dan kemudian mulai meniti karier politik di kota St Petersburg, sebelum akhirnya dipanggil ke Moskow oleh Presiden Boris Yeltsin.

Meski Putin memiliki latar belakang KGB, dia tidak dikenal sebagai seorang agen yang terlibat langsung dalam operasi spionase, melainkan lebih dikenal sebagai pejabat yang terlibat dalam struktur administratif KGB.

Setelah keluar dari KGB, dia berperan penting dalam politik Rusia dan akhirnya terpilih menjadi Presiden Rusia pada tahun 2000, posisi yang telah dia pegang hampir tanpa henti sejak saat itu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved