DPR AS Kenalkan RUU untuk Bongkar 'Polisi Rahasia' China di Tanah Amerika

Rabu, 09 April 2025 - 12:41 WIB
loading...
A A A
Para aktivis, pengungsi, dan pencari suaka China di AS akan menerima perlindungan tambahan terhadap ancaman dan intimidasi yang terkait dengan operasi Beijing.

Para anggota Parlemen AS berpendapat bahwa langkah-langkah ini diperlukan untuk menegakkan kedaulatan Amerika dan melindungi kebebasan sipil individu yang tinggal di AS, khususnya mereka yang berlatar belakang China yang mencari perlindungan dari pemerintahan otoriter CCP.

Baca Juga: Penyelidikan Kantor Polisi Rahasia China di Kanada Picu Kemarahan Beijing

Dukungan terhadap RUU tersebut datang dari kedua belah pihak, dengan anggota Parlemen menekankan perlunya mengekang campur tangan asing dalam urusan dalam negeri AS. Biro Investigasi Federal (FBI) dan Departemen Kehakiman telah menyelidiki dugaan aktivitas polisi rahasia yang terkait dengan China.

Direktur FBI Christopher Wray sebelumnya mengonfirmasi bahwa lembaga penegak hukum melacak operasi terlarang yang terkait dengan CCP, dengan alasan kekhawatiran atas penindasan transnasional.

Seperti yang diduga, China telah menolak tuduhan ini sebagai tidak berdasar, dengan mempertahankan bahwa pusat layanan luar negerinya ada semata-mata untuk membantu warga negara China dengan masalah administratif, seperti pembaruan paspor.

'Serangan Tak Beralasan'


Kementerian Luar Negeri China menyebut RUU terbaru ini sebagai "serangan tak beralasan" dan menuduh para anggota Parlemen AS mengobarkan sentimen anti-China.

Pengenalan RUU ini menambah lapisan ketegangan pada hubungan yang sudah tegang antara Washington dan Beijing. AS telah mengambil sikap yang semakin keras terhadap spionase, perang siber, dan pencurian kekayaan intelektual oleh China.

Menangani operasi polisi rahasia China merupakan front lain dalam persaingan geopolitik yang lebih luas. Jika disahkan, RUU tersebut dapat menyebabkan dampak diplomatik dan ekonomi lebih lanjut.

China sebelumnya telah membalas tindakan serupa AS dengan menjatuhkan sanksi kepada anggota Parlemen dan pejabat Amerika yang kritis terhadap CCP. Ada juga kemungkinan bahwa China dapat meningkatkan pembatasan terhadap bisnis dan warga negara Amerika yang beroperasi di dalam perbatasannya.

Terlepas dari risiko ini, anggota Parlemen AS tetap teguh, dengan alasan bahwa melawan operasi pengaruh rahasia China adalah masalah keamanan nasional dan hak asasi manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Makkah Bakal Gelap Gulita...
Makkah Bakal Gelap Gulita di Tanggal Ini, Ada Gerhana Matahari Total!
Rekomendasi
12 Kapolda Lulusan Akpol...
12 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto
Air Mata Antonela dan...
Air Mata Antonela dan Messi Warnai Malam Bersejarah Argentina
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved