Siapa Saja Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina?

Rabu, 09 April 2025 - 06:00 WIB
loading...
Siapa Saja Negara NATO...
Ada beberapa negara NATO yang mendukung Palestina selama konflik dengan Israel. Foto/Anadolu
A A A
JAKARTA - Konflik antara Israel dan Palestina masih terus berlanjut sampai sekarang. Di tengah kompleksitas isu ini, negara-negara anggota NATO pun tak luput dari perhatian.

Seperti diketahui, sebagian besar anggota NATO menunjukkan dukungan kepada Israel, khususnya Amerika Serikat.

Meski begitu, tetap ada beberapa anggota yang memilih jalur berbeda dengan menunjukkan sikap kritis terhadap tindakan Tel Aviv, terutama saat menyangkut serangan militer ke wilayah sipil di Gaza.

Baca Juga: Viral, Video Musik Yaman Ledek Para Pemimpin Arab yang Dianggap Kawan Israel

Sikap kritis ini memang tidak diwujudkan dalam bentuk intervensi militer atau blokade langsung, tetapi melalui jalur diplomatik seperti kecaman terbuka, tekanan politik hingga dukungan terhadap penyelidikan internasional atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia oleh Israel. Sikap seperti ini sering dianggap sebagai hambatan bagi ambisi Israel yang ingin menguasai Palestina secara menyeluruh.

Siapa Negara NATO yang Menghalangi Kemenangan Israel dari Palestina?


Salah satu negara anggota NATO yang paling vokal membela Palestina adalah Turki. Negara berpenduduk mayoritas Muslim ini memang sudah lama konsisten mengecam aksi militer Israel terhadap Palestina.

Melansir dari Al Jazeera, pemerintah Turki ikut buka suara mengenai serangan udara Israel ke Gaza baru-baru ini. Ankara menyebut serangan Zionis itu sebagai bagian baru dari kebijakan genosida terhadap rakyat Palestina.

Tak hanya itu, Turki juga menuduh Israel sebagai pihak yang mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah. Sebaliknya, negara pimpinan Erdogan ini menyerukan penyelesaian damai melalui forum-forum internasional.

Senada dengan Turki, Belgia juga mengambil sikap yang cukup tegas terhadap krisis kemanusiaan di Palestina. Sejak lama, negara ini bahkan telah memberi dukungan terhadap perjuangan Palestina.

Satu contohnya bisa dilihat saat Belgia memberikan suara untuk status pengamat non-anggota Palestina di PBB pada 2012. Tahun lalu, mereka juga mendorong penyelidikan Mahkamah Internasional terkait pendudukan Israel.

Spanyol Juga Dukung Palestina


Tak ketinggalan, Spanyol juga menunjukkan keberpihakan moral terhadap Palestina. Padahal, mereka termasuk sebagai bagian NATO dan Uni Eropa, dua aliansi yang selama ini dekat dengan Israel.

Menanggapi serangan brutal Israel baru-baru ini, Menteri Luar Negeri Spanyol ose Manuel Albares bahkan secara emosional menyatakan bahwa pihaknya tak lagi bisa menemukan kata-kata untuk menggambarkan penderitaan di Gaza.

Sikap pemerintah Spanyol juga diperkuat oleh dukungan masyarakat sipil di sana yang secara aktif menggelar aksi solidaritas mendukung Palestina. Mereka mendesak para pemangku kebijakan di forum internasional untuk mensukseskan gencatan senjata di antara kedua belah pihak serta solusi damai jangka panjang.

Meski tidak terlibat langsung di medan perang, posisi negara-negara anggota NATO di atas sebenarnya memberi tekanan tersendiri terhadap Israel. Suara mereka terutama di forum internasional menjadi kontra-narasi di tengah dominasi opini pro-Israel di banyak negara Barat.

Demikianlah ulasan mengenai sejumlah negara NATO yang menghalangi kemenangan Israel di Palestina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Berita Terkini
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved