Diancam Trump, Milisi yang didukung Iran di Irak Siap Lucuti Senjata

Senin, 07 April 2025 - 19:26 WIB
loading...
A A A
Poros tersebut telah terlihat sangat melemah sejak gerakan perlawanan Palestina Hamas memimpin serangan lintas perbatasan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, sejak saat itu Israel melakukan genosida di Gaza.

Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon telah dipukul dengan parah oleh Israel, sementara gerakan Houthi di Yaman telah menjadi sasaran serangan udara AS.

Jatuhnya Presiden Suriah Bashar Al-Assad, sekutu penting Iran lainnya, semakin melemahkan pengaruh Republik Islam tersebut.

Irak berupaya menyeimbangkan aliansinya dengan Amerika dan Iran dalam menangani milisi di wilayahnya.

Kelompok-kelompok itu muncul di seluruh negeri dengan dukungan finansial dan militer Iran setelah invasi AS tahun 2003 yang menggulingkan Saddam Hussein, dan telah menjadi kekuatan tangguh yang dapat menyaingi tentara nasional dalam hal kekuatan senjata.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memberi tahu Perdana Menteri Al-Sudani melalui panggilan telepon pada tanggal 16 Maret, tak lama setelah serangan Amerika terhadap Houthi dimulai, untuk mencegah milisi melakukan serangan balas dendam terhadap Israel dan pangkalan AS di wilayah tersebut untuk mendukung sekutu mereka, menurut dua pejabat pemerintah dan dua sumber keamanan yang diberi pengarahan tentang pertukaran tersebut.

Milisi yang berbasis di Irak telah meluncurkan puluhan serangan pesawat tak berawak dan roket terhadap Israel sebagai bentuk solidaritas dengan Hamas sejak perang Gaza dimulai dan menewaskan tiga tentara AS dalam operasi pesawat tak berawak di Yordania dekat perbatasan Suriah tahun lalu.

Ibrahim Al-Sumaidaie, mantan penasihat politik Al-Sudani, mengatakan kepada TV pemerintah Irak bahwa Amerika Serikat telah lama mendesak pimpinan Irak untuk membubarkan milisi Syiah, tetapi kali ini Washington mungkin tidak akan menerima jawaban tidak.

"Jika kami tidak menuruti dengan sukarela, kami mungkin akan dipaksa dari luar, dan dengan kekerasan," ujar dia.

Baca juga: 90% Permukiman Warga Palestina di Rafah Dihancurkan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved