Diancam Trump, Milisi yang didukung Iran di Irak Siap Lucuti Senjata

Senin, 07 April 2025 - 19:26 WIB
loading...
A A A
Kelompok Perlawanan, pilar utama jaringan pasukan proksi regional Iran, telah mengklaim bertanggung jawab atas puluhan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Israel dan pasukan AS di Irak dan Suriah sejak genosida Gaza meletus sekitar 18 bulan lalu.

Farhad Alaaeldin, penasihat urusan luar negeri Al-Sudani, mengatakan kepada Reuters dalam menanggapi pertanyaan tentang pembicaraan perlucutan senjata bahwa perdana menteri berkomitmen memastikan semua senjata di Irak berada di bawah kendali negara melalui "dialog konstruktif dengan berbagai aktor nasional".

Kedua pejabat keamanan Irak tersebut mengatakan Al-Sudani mendesak perlucutan senjata oleh semua milisi dalam Perlawanan Islam di Irak, yang menyatakan kesetiaan mereka kepada Garda Revolusi Iran atau Pasukan Quds, bukan kepada Baghdad.

Beberapa kelompok telah banyak mengevakuasi markas mereka dan mengurangi kehadiran mereka di kota-kota besar, termasuk Mosul dan Anbar, sejak pertengahan Januari karena takut terkena serangan udara, menurut para pejabat dan komandan.

Banyak dari kelompok terakhir juga telah meningkatkan langkah-langkah keamanan mereka sendiri selama waktu itu, dengan lebih sering mengganti telepon seluler, kendaraan, dan tempat tinggal mereka.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan mereka terus mendesak Baghdad mengendalikan milisi. "Pasukan ini harus menanggapi panglima tertinggi Irak dan bukan Iran," papar Deplu AS.

Seorang pejabat Amerika, yang berbicara dengan syarat anonim, memperingatkan ada beberapa kejadian di masa lalu ketika milisi menghentikan serangan mereka karena tekanan AS, dan skeptis pelucutan senjata apa pun akan bersifat jangka panjang.

IRGC menolak berkomentar, sementara Kementerian Luar Negeri Iran dan Israel tidak menanggapi pertanyaan.

Menurut Shahbandar, pemerintah Irak belum menyelesaikan kesepakatan dengan para pemimpin militan, dengan mekanisme pelucutan senjata yang masih dalam pembahasan.

“Opsi yang dipertimbangkan termasuk mengubah kelompok-kelompok tersebut menjadi partai politik dan mengintegrasikan mereka ke dalam angkatan bersenjata Irak,” ujar dia.

Meskipun nasib dari setiap proses pelucutan senjata masih belum pasti, diskusi tersebut tetap menandai pertama kalinya milisi siap menyerah pada tekanan Barat yang sudah lama ada untuk melakukan demiliterisasi.

Pergeseran ini terjadi pada saat yang genting bagi "Poros Perlawanan" regional Teheran yang telah didirikannya dengan biaya besar selama beberapa dekade untuk menentang Israel dan pengaruh AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved