Menyayat Hati, Ini Kata-kata Terakhir Paramedis Palestina sebelum Dieksekusi Tentara Israel

Senin, 07 April 2025 - 06:03 WIB
loading...
Menyayat Hati, Ini Kata-kata...
Seorang paramedis Palestina mendokumentasikan saat-saat terakhirnya sebelum dieksekusi tentara Israel di Jalur Gaza selatan. Foto/Anadolu
A A A
GAZA - “Maafkan saya, Ibu…ini adalah jalan yang saya pilih untuk membantu orang lain. Tentara telah tiba.”

Itulah kata-kata terakhir yang terbata-bata dan terputus-putus yang diucapkan oleh paramedis Palestina Rifaat Radwan saat dia mendokumentasikan saat-saat terakhirnya sebelum dieksekusi oleh tentara Zionis Israel bersama dengan 14 rekannya pada 23 Maret di lingkungan Tel al-Sultan Rafah, di Jalur Gaza selatan.

Menurut laporan Anadolu, Senin (7/4/2025), video berdurasi 6 menit dan 42 detik itu diambil oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina dari ponsel Radwan setelah jasadnya ditemukan dari kuburan massal tempat tentara Israel mengubur jasad kru ambulans dan pertahanan sipil dalam upaya untuk menutupi kejahatannya yang mengerikan dan disengaja.

Rekaman itu dirilis pada hari Sabtu pekan lalu.

Baca Juga: Israel Serang Sekolah di Gaza, 27 Orang Tewas

Sepanjang video, suara tembakan hebat yang menargetkan tim medis dan pertahanan sipil Palestina dapat terdengar selama lebih dari lima menit, di tengah teriakan beberapa orang dan permohonan bantuan, sementara yang lain terdengar mengucapkan kalimat Syahadat.

Rekaman tersebut selanjutnya mengungkap bahwa banyak personel ambulans dan pertahanan sipil masih hidup ketika pasukan Israel tiba, yang menunjukkan bahwa tentara mengeksekusi mereka dengan sengaja dan dengan maksud yang jelas untuk melakukan kekejaman ini.

Video tersebut bertentangan dengan klaim Israel tentang penargetan tim-tim ini dan dengan jelas menunjukkan bahwa ambulans yang diserang oleh tentara tersebut telah menyalakan semua lampu daruratnya, dan paramedis mengenakan seragam reflektif standar yang ditujukan untuk tanggap darurat.

Pada 31 Maret, tentara Israel mengeklaim dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak "menyerang ambulans secara acak”, tetapi mengamati "kendaraan yang mendekat secara mencurigakan" yang tidak menyalakan lampu atau sinyal darurat, yang mendorong tentara untuk menembaki mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved