Israel Kembali Bom Beirut, 4 Orang Tewas

Selasa, 01 April 2025 - 15:35 WIB
loading...
Israel Kembali Bom Beirut,...
Israel kembali mengebom Beirut, Lebanon. Foto/aljazeera
A A A
BEIRUT - Dahiyeh adalah benteng Hizbullah. Bangunan yang diserang Israel di Beirut itu telah runtuh dan empat orang tewas, tujuh orang terluka.

Laporan media belum merinci identitas para korban. Namun, Israel mengklaim menyerang seorang anggota Hizbullah yang membantu operasi Hamas dan yang bersiap menyerang Israel. Pihak Lebanon menolak klaim ini.

Israel menyerang Beirut pada 28 Maret, untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata disepakati antara Hizbullah dan Israel pada November 2024. Ada perbedaan antara kedua serangan tersebut.

Mengenai serangan tiga hari lalu, Israel mengatakan ada roket dari pihak Lebanon, dan itu adalah pembalasan.

Sebelum menyerang gedung itu, Israel mengeluarkan perintah evakuasi. Namun kali ini, tidak ada roket yang ditembakkan dari pihak Lebanon, dan Israel belum mengeluarkan perintah evakuasi sebelum menyerang.

Para pejabat Hizbullah di Lebanon mengatakan mereka berkomitmen pada perjanjian gencatan senjata.

Presiden Joseph Aoun, setelah serangan Israel tiga hari lalu, juga mengatakan roket tersebut tidak ditembakkan Hizbullah.

Menghancurkan ketenangan yang tidak nyaman selama berbulan-bulan, Israel mengebom Beirut untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata November tahun lalu dengan Hizbullah.

Serangan itu terjadi setelah roket ditembakkan dari Lebanon ke wilayah Israel, insiden kedua dalam seminggu. Hizbullah membantah terlibat dalam serangan terhadap Israel.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mendesak tentara menangkap mereka yang bertanggung jawab, menyebutnya sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.

Serangan terbaru Israel terhadap Hizbullah di Lebanon adalah hasil dari doktrin strategis agresif baru yang menanggapi setiap tantangan dengan kekuatan militer, menurut analis Rami Khouri, peneliti di Universitas Amerika di Beirut.

Dia mengatakan kepada Al Jazeera bahwa ia mengantisipasi serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon, Suriah, dan "di mana pun di sekitar wilayah itu, tempat Israel menghadapi orang-orang yang menentangnya", bahkan di tempat-tempat yang Israel sendiri belum diserang.

"Israel tidak akan berhenti begitu saja," ujar Khouri.

Dia menjelaskan, "Ini adalah doktrin strategis sekarang, untuk terus menyerang di Lebanon, Suriah, Irak, Yaman, dan Iran, di mana pun di sekitar wilayah itu, tempat Israel menghadapi orang-orang yang menentangnya, bahkan jika mereka tidak menyerangnya, jika mereka hanya menentangnya secara politis, mereka akan menyerang dan membunuh sebanyak mungkin orang serta menghancurkan fasilitas militer atau sipil. Tidak masalah."

Ia mengatakan akan sulit bagi pemerintah Lebanon melucuti senjata Hizbullah seperti yang diharapkan karena kelompok itu "tetap lebih kuat daripada sistem negara Lebanon" bahkan setelah terdegradasi oleh konflik langsung dengan Israel.

Baca juga: Brigade Al-Qassam Gelar Operasi Pertama, Israel Bunuh 1.000 Orang Sejak Perang Kembali Pecah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved