Iran Siapkan Operasi True Promise III Menarget Israel, Berikut 3 Skenarionya
Sabtu, 29 Maret 2025 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Dalam konteks yang sama, Safavi mengutuk Presiden AS Donald Trump, menggambarkannya sebagai pejabat yang "gila dan tidak menentu" yang kebijakannya telah membuat rezim tersebut berani.
"Trump, dengan bantuan rezim Zionis, berusaha melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang tak berdosa di Front Perlawanan, tetapi rencananya berakhir dengan kegagalan," katanya.
Namun, Safavi menegaskan bahwa meskipun Washington memberikan dukungan finansial dan militer yang tak terbatas kepada rezim tersebut, Front Perlawanan telah meluas melampaui Palestina hingga ke Lebanon, Yaman, dan Suriah, yang membuktikan bahwa upaya AS untuk menekan gerakan anti-pendudukan telah menjadi bumerang.
"Kekuatan arogan tidak pernah membayangkan bahwa Front Perlawanan akan tumbuh menjadi tantangan multi-front bagi rezim Zionis," katanya, menekankan bahwa perjuangan melawan AS dan rezim Israel akan terus berlanjut hingga pembebasan penuh Palestina yang diduduki.
Penasihat tersebut juga menunjuk pada meningkatnya pertentangan global terhadap kebijakan Washington, dan menyerukan negara-negara Muslim untuk mengambil tindakan konkret terhadap kepentingan Amerika dan Israel.
"Strategi untuk mengalahkan kesombongan global tidak hanya membutuhkan perlawanan bersenjata, tetapi juga langkah-langkah ekonomi, termasuk memboikot produk-produk Amerika dan Zionis serta memblokir pengiriman militer ke Israel," katanya.
Safavi menyerukan tekanan diplomatik pada AS untuk mengakhiri dukungan tanpa syaratnya terhadap Tel Aviv dan mendesak negara-negara Arab untuk memutuskan semua hubungan dengan rezim pendudukan.
"Trump, dengan bantuan rezim Zionis, berusaha melakukan pembunuhan massal terhadap orang-orang tak berdosa di Front Perlawanan, tetapi rencananya berakhir dengan kegagalan," katanya.
Namun, Safavi menegaskan bahwa meskipun Washington memberikan dukungan finansial dan militer yang tak terbatas kepada rezim tersebut, Front Perlawanan telah meluas melampaui Palestina hingga ke Lebanon, Yaman, dan Suriah, yang membuktikan bahwa upaya AS untuk menekan gerakan anti-pendudukan telah menjadi bumerang.
"Kekuatan arogan tidak pernah membayangkan bahwa Front Perlawanan akan tumbuh menjadi tantangan multi-front bagi rezim Zionis," katanya, menekankan bahwa perjuangan melawan AS dan rezim Israel akan terus berlanjut hingga pembebasan penuh Palestina yang diduduki.
Penasihat tersebut juga menunjuk pada meningkatnya pertentangan global terhadap kebijakan Washington, dan menyerukan negara-negara Muslim untuk mengambil tindakan konkret terhadap kepentingan Amerika dan Israel.
"Strategi untuk mengalahkan kesombongan global tidak hanya membutuhkan perlawanan bersenjata, tetapi juga langkah-langkah ekonomi, termasuk memboikot produk-produk Amerika dan Zionis serta memblokir pengiriman militer ke Israel," katanya.
Safavi menyerukan tekanan diplomatik pada AS untuk mengakhiri dukungan tanpa syaratnya terhadap Tel Aviv dan mendesak negara-negara Arab untuk memutuskan semua hubungan dengan rezim pendudukan.
(ahm)
Lihat Juga :